Benarkah Alat Masak Teflon Menjadi Sebab Terserang Sakit Kanker?

0
2073
Belum Ada Bukti Alat Masak Teflon Menyebabkan Sakit Kanker
Belum Ada Bukti Alat Masak Teflon Menyebabkan Sakit Kanker

TEFLON menjadi solusi bagi banyak orang utamanya yang gemar dengan dunia masak-memasak, karena ia merupakan bagian dati perkembangan dunia teknologi yang bisa jadi masih disepelekan. Apabila dahulu kita dipusingkan dengan ukuran besar-kecilnya api karena akan berhubungan dengan lengket dan tidaknya bahan yang sedang kita masak, maka dengan keberadaan teflon hal itu bisa diatasi.

Apa itu Teflon (PTFE)?

Teflon yang mampu mengantisipasi “lengket” itu sejatinya adalah merk dagang satu bahan kimia (bikinan manusia) dengan nama polytetrafluoroethylene (PTFE) yang telah dikomersialkan sejak tahun 1940-an.

Selain pada peralatan rumah tangga, teflon juga telah digunakan dalam berbagai perangkat. Alasannya karena ia memiliki sifat yang sangat stabil, tidak bereaksi dengan bahan kimia lainnya, serta mempunyai permukaan antigesek. Nah, permukaan anigesek inilah yang kita kenal sebagai permukaan antilengket, seperti pada wajan dan peralatan masak lainnya.

Apa itu Perfluorooctanic acid?

Selain teflon, ada bahan kimia lain yang masih merupakan produk manusia, yaitu Perfluorooctanic acid (PFOA) atau dikenal pula dengan simbol C8, yaitu merupakan zat yang digunakan pada proses pembuatan teflon. Namun karena dalam proses pembuatannya itu PFOA mengalami pembakaran, maka ia tidak lagi bisa dijumpai pada produk akhir dari teflon itu sendiri.

Risiko Zat PFOA

Meski banyak ahli menyetujui bahwa teflon bukan merupakan faktor utama pemicu penyakit kanker, namun masih terjadi banyak perdebatan mengenai zat PFOA, yang mempunyai risiko kesehatan  sebab keberadaannya bisa bertahan lama pada lingkungan dan juga dalam tubuh manusia.

Penyebaran PFOA bisa terjadi melalui kontaminasi makanan, air minum, dan debu rumah tangga, khususnya di daerah yang rumah-tinggalnya berada  di dekat kawasan industri-pabrik kimia pengguna PFOA .

  • Keraguan Pengaruh Zat PFOA

Dari pernyataan ini sebenarnya kita bisa sekaligus mendapatkan jawaban bahwa sejatinya alat masak antilengket –teflon bukan merupakan salah satu sumber yang signifikan terjadinya kanker.  Akan tetapi sebuah studi yang dilakukan pada hewan percobaan memberikan petunjuk bahwa PFOA mampu meningkatkan risiko timbulnya penyakit tumor, liver, kelenjar payudara, testis, dan juga pankreas.

[Baca juga: Buah Ranti atau Leunca Bisa Mengobati Kanker Serviks]

  • Pengaruh Asap Teflon

Selain timbulnya dualisme pendapat di atas, kenyataannya juga masih ada yang memaparkan bahwa menggunakan teflon bisa menimbulkan risiko bahaya asap dari wajan yang panasnya berlebihan, sebagai contoh adalah posisi pembiaran wajan kosong di atas kompor padahal sedang menyala, ataupun penggunaan wajan yang terus-menerus terkena panas.

Pada akhirnya asap yang timbul itu bisa mengakibatkan adanya gejala seperti flu pada manusia, atau dikenal pula dengan nama polymer fume fever, dan bisa pula membahayakan hewan, misalnya pada burung.

Belum Ada Bukti Meyakinkan

Terkait dengan keberadaan teflon dan pengaruhnya terhadap kesehatan, utamanya penyebab timbulnya kanker, telah ada beberapa lembaga nasional dan internasional yang mempelajari berbagai zat pada lingkungan sekitar kita, yang kemudian menentukan sifatnya. Penelitian ini terntu saja termasuk pada teflon ini. Dan hal yang diteliti juga menyangkut tentang karsinogen, yaitu ‘pemicu atau penyebab kanker.

[Baca juga: Benarkah Memijit dan Meremas Payudara Dapat Mencegah Kanker?]

Beberapa lembaga setelah mengevaluasi risiko berdasar  bukti laboratorium, baik pada hewan percobaan ataupun pada manusia, belum mendapatkan hasil resmi mengenai  PFOA sebagai penyebab kanker.   Di antara lembaga dna instansi itu adalah; Environmental Protection Agency (EPA) – Amerika Serikat, The International Agency for Research on Cancer (IARC)—bagian dari WHO—juga bertugas mengidentifikasi berbagai penyebab kanker.  Dari keduanya, saat ini belum memperoleh bukti sugestif sifat karsinogen dari PFOA.

Meskipun pihak EPA telah memperoleh bukti pengaruh zat PFOA, namun bukti tersebut belum cukup untuk menilai potensi karsinogen pada manusia. Bahkan pihak IARC malah belum melakukan evaluasi terhadap PFOA atau senyawa sejenis dan pengaruhnya terhadap terjadinya kanker. [uth]

Sumber Rujukan:
[1] Benarkah Alat Masak Teflon Dapat Sebabkan Kanker?; klikdokter.com, diakses pada 27 Oktober 2015
[2] Gambar ilustrasi; pixabay.com, diakses pada 27 Oktober 2015

Berbagi dan Diskusi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here