Beberapa Khasiat Lempuyang untuk Kesehatan

0
2517
Inilah Beberapa Khasiat Lempuyang untuk Kesehatan
Inilah Beberapa Khasiat Lempuyang untuk Kesehatan

LEMPUYANG sebagai tanaman yang mudah tumbuh di seputar kita banyak digunakan sebagai bahan jamu secara turun-temurun dan menjadi ramuan tradisional dengan khasiat yang tak bisa diremehkan.

Kenapa menjadi tanaman yang tak bisa diremehkan? Apa saja manfaat dan khasiatnya? Mari kita amati bersama-sama.

Jenis Lempuyang

Tanaman yang biasanya mudah tumbuh dan berkembang pada ketinggian 1 hingga 1200 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini memiliki tiga jenis, yaitu; lempuyang emprit (zingiber americana), lempuyang gajah (zingiber zerumbet), dan lempuyang wangi alias zingiber aromatic.

  • Zingiber Americana

Bagiaan yang banyak dimanfaatkan masyarakat pada zingiber amerikana alias lempuyang emprit adalah rimpangnya yang berwarna putih kekuningan dan memiliki rasa pahit. Kandungan atsiri yang ada di dalamnya memiliki khasiat dapat menurunkan suhu badan sekaligu menambah nafsu makan.

  • Zingiber Zerumbet

Zingiber zerumbet alias lempuyang gajah berkhasiat sebagai obat kulit (sakit luar) dan juga untuk ginjal.

  • Zingiber Aromatic

Zingiber aromatic alias lempuyang wangi merupakan jenis yang acap dicari orang. Ia menjadi antibakteri terhadap Sthapylococcus Areus dan Echerichia Coli, dan berkhasiat guna mengatasi anemia.

Manfaat Obat Tradisional

Secara umum di masyarakat tradisional nusantara ini, lempuyang yang menjadi bagian dari empon-empon acap digunakan dalam banyak keperluan –pengobatan dan kesehatan.Sebagai contoh adalah guna mengatasi masuk-angin.

[Baca juga: Sembuhkan Diare dengan Obat Tradisional]

  • Mengobati Masuk Angin

Bagaimana mengatasi masuk angin dengan memanfaatkan lempuyang? Kita bisa menyiapkan rimpang lempuyang wangi yang masih segar sebanyak 10 gram, setelah dibersihkan silakan diparut kemudian diperas pada saringan untuk diambil airnya. Air hasil saringan tersebut silakan tambah juga dengan dua snedok makan madu dan setengah gelas air hangat/panas.

Selepas diaduk rata, silakan konsumsi air ramuan di atas sebanyak dua kali dalam satu hari, yaitu waktu pagi dan waktu sore, ataupun waktu siang dan malam.

  • Menambah Nafsu Makan

Sebagai penambah nafsu makan, silakan ambil rimpang lempuyang pahit sebanyak 150gram. Prosesnya serupa dengan pada pengobatan masuk angin. Yaitu bersihkan terlebih dahulu, lalu diparut hingga halus. Namun setelah itu silakan rebus parutan itu menggunakan air sebanyak 2500cc,dan kemudian sisakan separuhnya (1250 cc). Setelah disaring airnya, silakan diminum.

Untuk mengonsumsinya, bagi yang tak suka ras apahit bisa pula menmabahkan gula merah sebanyak 50gram, dan selanjutnya minumlah sebanyak 3 kali dalam sehari.

  • Mengobati Anemia

Sediakan jari lempuyang yang telah dicuci bersih secukupnya, namun jangan dikupas kulitnya. Kemudian silakan diparut dan lalu bubuhi gula aren, selanjutnya silakan rebus menggunakan tiga gelas air hingga mendidih dan menyisakan satu gelas saja. Minum air rebus tersebut sekaligus. Ulangi proses ini beberapa kali. Artinya tak hanya sekali, namun harus rutin dan teratur hingga mendapatkan hasil sesuai harapan.

  • Mengatasi Ambeien

Ambil sebanyak 3/4 jari lempuyang yang telah dibersihkan, kemudian silakan diparut. Silakan tambah dengan dua sendok makan air matang serta garam sedikit. Ramuan tersebut kemudian silakan diperas dan disaring airnya.

Air yang didapat silakan diminum sebanyak dua kali dalam sehari, masing-masing dengan ukuran satu sendok makan.

[Baca juga: Buang Air di Toilet Duduk Dapat Menyebabkan Terserang Wasir?]

  • Mengobati Kulit Gatal

Untuk mengobati kulit gatal-gatal, sila lumatkan dua jari rimpang lempuyang dan juga bawang merah yang telah dikupas. Haluskan kedua bahan tersebut bersama-sama, bisa dengan cara diparut ataupun direbus, dan tambahkan setengah gelas air padanya.

Ramuan di atas silakan diperas dan disaring airnya, untuk kemudian diminum sebanyak dua kali dalam satu hari, masing-masing sebanyak dua sendok makan. [uth]

Sumber Rujukan:
[1] Aneka Khasiat Lempuyang; Koran Cetak Minggu Pagi, Minggi ke-4 dan ke-5 Oktober 2015
[2] Gambar ilustrasi; pixabay.com, diakses pada 31 Oktober 2015

Berbagi dan Diskusi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here