Eksotisme Tiga Air Terjun di Curug Telu Baturaden

0
2249

GUNUNG Slamet wilayah lereng selatan selama ini dikenal dengan destinasi wisata air terjunnya. Salah satunya adalah Curug Telu yang terletak di Desa Karangsalam, Kecamatan Baturaden, Banyumas. Curug Telu masih menjadi destinasi wisata yang baru dikenal oleh para wisatawan, baik wisatawan lokal maupun wisatawan luar daerah yang berkunjung ke Purwokerto.

[Baca juga: Museum BRI Purwokerto, Sejarah Berdirinya Bank Pemerintah Pertama di Indonesia]

Tiga Air Terjun

Di lokasi air terjun curug telu kita bisa menikmati keindahan tiga jenis air terjun dengan ketinggian yang berbeda-beda. Selain Curug Telu dengan tinggi 35 meter yang menjadi tujuan utama para wisatawan, di lokasi ini juga terdapat air terjun lain yaitu Curug Lawang atau disebut Sendang Bidadari yang memiliki ketinggian kurang lebih 20 meter. Air terjun lainnya adalah Curug Pelangi atau disebut Curug Moprok yang memiliki ketinggian 73 meter.

Air terjun deras berada di tengah lingkaran tebing batuan andesit dengan panorama alamnya yang eksotis, menjadikan Curug Telu bagaikan memiliki magnet bagi setiap pengunjung untuk datang ke sana. Sementara Curug Lawang memiliki karakteristik yang berbeda dari air terjun lainnya, karena terdapat batuan menyerupai goa yang membentuk seperti lawang (pintu dalam bahasa jawa) sebagai jalan masuk ke lokasi air terjun.

[Baca juga: Air Terjun Madakaripura; Tempat Pamoksaan Mahapatih Gadjah Mada]

Curug Pelangi yang masih satu kawasan wisata dengan Curug Telu dan Curug Lawang juga memiliki keindahan yang tidak kalah menariknya. Di lokasi Curug Pelangi pengunjung bisa melihat pelangi yang nampak dari sekitar air terjun dengan tinggi 73 meter ini. Hanya saja lokasi Curug Pelangi terpisah cukup jauh dari titik lokasi Curug Telu dan Curug Lawang, sehingga tidak begitu banyak pengunjung yang datang ke Curug Pelangi.

Akses & Akomodasi

Untuk mencapai lokasi wisata Curug Telu pengunjung sebaiknya menggunakan kendaraan pribadi baik roda dua maupun roda empat, karena tempat ini tidak dilewati angkutan umum. Lokasi Curug Telu berjarak sekitar 12 KM dari kota Purwokerto, pengunjung bisa menuju arah Baturaden yang kemudian dilanjutkan ke Desa Karangsalam dimana lokasi wisata Curug Telu berada.

Lokasi wisata Curug Telu saat ini dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Tirta Kamulyan Desa Karangsalam, Baturaden. Di lokasi Curug Telu sudah terdapat fasilitas seperti tempat parkir, mushola, toilet, gazebo, dan flying fox bagi pengunjung yang ingin menguji adrenalin.

  • Fasilitas
isroadi.blogspot.com
isroadi.blogspot.com

Pengelola wisata Curug Telu juga menyediakan paket Canyoning bagi pengunjung yang ingin menikmati petualangan susur sungai dan ngarai, menyusuri keindahan alam dan tantangan karakteristik sungai lereng Gunung Slamet. Canyoneering atau sering disebut Canyoning merupakan aktifitas olahraga alam bebas. Olah raga jenis ini berbasis penelusuran sungai, ngarai / lembah, dan air terjun yang memadukan berbagai teknik disiplin alam bebas.

Canyoning merupakan sebuah disiplin ilmu alam bebas  yang merangkum beberapa teknik sekaligus seperti pemanjatan (climbing), turun tebing (rapeling), berenang (swimming), dan lompat tebing (cliff jumping). Pada beberapa kondisi tertentu, menyelam (diving) juga menjadi bagian dari canyoning. Bagi pengunjung yang ingin mencoba Canyoning bisa langsung menghubungi pengelola wisata, aktifitas ini didampingi oleh tenaga profesional yang sudah terlatih, sehingga sangat memperhatikan keamanan dari para pengunjung.

[ Baca juga Canyoning, Petualangan dan Olahraga Susur Sungai di Banyumas ]

  • Panorama Beda

Tarif masuk ke lokasi wisata Curug Telu saat ini hanya dipatok dengan harga tiket 3 ribu rupiah. Harga yang sangat terjangkau dengan tawaran keindahan alam tiga air terjun yang tidak bisa dinikmati di daerah lain. Di lokasi wisata Curug Telu juga sudah terdapat banyak warung-warung penjaja makanan dengan pedagang dari penduduk sekitar. Mendowan yang merupakan makanan khas daerah Banyumas akan tersaji dalam kondisi masih hangat, menemani waktu bersantai sambil menyeruput kopi di tengah alam pegunungan.

Sumber Foto:
[1] Ilustrasi; isroadi.blogspot.com, diakses pada 11 november 2014
[2] Foto canyoning blog Isro Adi Harso (Koordinator Komunitas Canyoning Indonesia -Canyoning ID, Purwokerto), diakses 11 november 2014

Berbagi dan Diskusi

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY