Apa itu Penyakit Zoonosis?

0
5268
Apa itu Penyakit Zoonosis
Apa itu Penyakit Zoonosis

ZOONOSIS adalah ancaman gangguan kesehatan yang saat ini di alami oleh banyak negara, yang di dalamnya termasuk Indonesia. Yaitu satu jenis penyakit yang sumbernya dari binatang dengan sifat menular, dan jika didiamkan akan menjadi penyakit akut bahkan selanjutnya bisa berakibat fatal. Penuluaran ini juga dua arah, artinya tak hanya dari binatang ke manusia, akan tetapi juga sebaliknya, dari manusia ke binatang.

[Baca juga: Inilah 3 Penyakit yang Dapat Menular kepada Bayi dalam Kandungan]

Pengertian

Pengertian di atas serupa dnegan pernyataan WHO –sebagai Badan Kesehatan Dunia– yang memaparkan bahwa zoonosis adalah satu penyakit ataupun infeksi yang ditularkan secara secara alami dari hewan vertebrata kepada manusia, dan juga sebaliknya.

Penyebab merebaknya wabah zoonosis di Indonesia yang paling sering adalah akibat adanya virus, bakteri, serta parasit.  Untuk virus, bisa diambil contoh adalah penyakit influenza pada unggas ataupun babi, rabies pada anjing, kera, ataupun kucing, dan juga penyakit mulut dan kuku pada sapi.

Ancaman Serius

Dengan latar belakang yang cukup serius, maka pihak-pihak yang terkait dengan kesehatan sangat concern dengan satu jenis penyakit ini. Contoh ancaman serius jenis penyakit zoonosis itu di antaranya adalah  MERSCoV , Ebola, Antrax, Toxoplasmosis, Rabies, Brucellosis, Sars, dan masih banyak lagi.

Banyak dari contoh sakit yang ada dalam zoonosis itu merupakan penyakit yang memiliki dampak multi-aspek. Yaitu mulai dari banyaknya jumlah warga yang sakit, menurunnya daya saing global, timbulnya banyak korban jiwa.

Contoh Penyakit Zoonosis

Di bawah ini adalah beberapa contoh jenis penyakit zoonosis yang butuh kita waspadai.

  • Rabies

Rabies disebut juga sebagai penyakit anjing gila, Lyssa, ataupun Hydrophobia. Yaitu satu penyakit zoonosis dengan penyebabnya adalah virus golongan Rhabdovirus yang menyerang hewan berdarah panas dan manusia.

Rabies masuk dalam jenis penyakit yang menular akut dan sifatnya fatal. Ia disebabkan oleh virus neurotropik yang berasal dari hewan berdarah panas dan manusia, dengan sasaran akhirnya pada pusat susunan saraf, otak, dan sunsum tulang belakang.

[Baca juga: Waspada Terhadap Penyakit Anjing Gila –Rabies]

  • Antrax

Antrax sebagai satu penyakit yang telah dikenal di Indonesia sejak zaman penjajahan Belanda, tepatnya pada tahun 1884 di daerah Teluk Betung, memiliki penyebab dari bakteri berbentuk batang dengan ukuran 1 hingga 1.5 mikron, dengan sifat aerobik, nonmotil, Gram positif yang disebut Bacillus Antracis.      Artinya, antrax merupakan jenis penyakit zoonosis dengan penyebab utama adalah bakteri Bacillus Antracis. Yaitu satu bakteri yang memiliki sifat aerob dan berkapsul, yang ketika masih berada di alam bebas bakteri ini membentuk spora yang bisa bertahan hingga puluhan tahun di dalam tanah.

Di satu daerah yang memang sudah endemis, penyakit ini bisa dikatakan akan muncul hampir pada setiap tahunnya. Sehingga membawa akibat kerugian bukan saja pada  peternak , namun tentu saja juga bagi masyarakat luas. Karena bukan saja orang yang memiliki binatang ternak (sapi, kerbau, kuda, babi, kambing dan domba) yang akan menerima akibat anthrax itu, melainkan non peternak juga memiliki risiko darinya.

  • Toxoplasmosis

Taxoplasmosis merupakan jenis penyakit yang ada dalam zoonosis dengan penyebab protozoa yang dikenal dengan nama taxoplasma gondii, biasanya ditularkan oleh Kucing yang terserang Toxoplasma Gondii.   Penyakit ini musti dihindari karena hingga bisa menyebabkan cacat bawaan (kelainan genital) bagi si kecil buah hati kita. Selain itu bisa pula menimbulkan hidrocephalus dan keguguran (abortus) pada ibu hamil.

  • SARS

Sars merupakan singkatan dari Severe Acute Respiratory Syndrom, yaitu satu penyakit yang menyerang saluran pernapasan atas, dengan penyebba utama dari strain virus baru Coronavirus. Ia merupakan satu jenis penyakit pneumonia yang pertama kali muncul sekitar bulan November 2002 di Provinsi Guangdong, Tiongkok.

  • Brucellosis

Kuman Brucella sp adalah penyebab dari timbulnya penyakit Brucellosis. Yaitu satu jenis penyakit reproduksi menular ruminansia yang dikategorikan sangat berbahaya karena acap menimbulkan kematian akibat dari biaya pengobatan dan pemberantasan yang sangat mahal.    Bakteri penyebab dari penyakit ini telah diidentifikasikan ke dalam 6 (enam) spesies, yaitu Brucella suis, Brucella ovis, Brucella melitensis, Brucella abortus, Brucella neotomae, dan Brucella canis.

[Baca juga: Inilah Beberapa Bagian Rumah Yang Menjadi Sarang Kuman dan Bakteri]

Demikian mengenai beberapa contoh dari banyaknya penyakit yang masuk dalam kategori zoonosis. Secara umum dapat dikatakan bahwa penyakit-penyakit di atas sangat berhubungan erat dengan binatang, yang tak sedikit binatang tersebut juga acap kita pelihara. Sehubungan dengan hal itu, apabila binatang kesayangan ataupun ternak Anda ada yang sakit dan kurang sehat, sila segerakan di periksa pun di bawa ke dokter hewan terdekat demi meminimalisir penyakit-penyakit yang bakal ditimbulkan. [uth]

Sumber Rujukan:
[1] Zoonosis, Ancaman Tak Kasat Mata; Koran Cetak Kedaulatan Rakyat 15 November 2015
[2] Zoonosis, wikipedia.org, diakses pada 18 November 2015
[3] Gambar ilustrasi; pixabay.org, diakses pada 18 November 2015

Berbagi dan Diskusi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here