Kenikir Memiliki Khasiat Mengobati Kanker dan Anti-Malaria

0
2950
Daun Kenikir Memiliki Khasiat Mengobati Kanker dan Anti-Malaria
Tahukah Anda, Kenikir Memiliki Khasiat Mengobati Kanker dan Anti-Malaria?

KENIKIR atau ada yang melafalkannya “keningkir” adalah tanaman yang familiar bagi banyak orang, apalagi bagi mereka yang menyukai berbagai macam sayur-sayuran dan juga lalapan. Karena keningkir memang menjadi salah satu bagian dari jenis hidangan hijau yang acap dikonsumsi manusia.      Menjadi familiar adalah juga bisa kita lihat di mana saja, baik sebagai taman di seputar tempat tinggal karena memang indah bunganya, ataupun di kebun yang tak diketahui rimbanya.

Sebelum dibudidayakan banyak orang, ia memang merupakan jenis tanaman yang dikategorikan mudah tumbuh dan berkembang.   Dan tanaman keningkir ini bukan saja sekadar bermanfaat sebagai bahan makanan, namun kenyataannya juga memiliki khasiat sebagai bahan pengobatan, salah satunya dalam membasmi sel-sel kanker dalam tubuh.

Kanker Payudara

Kanker payudara merupakan salah satu jenis penyakit yang menjadi momok menakutkan bagi masyarakat Indonesia, khususnya bagi kaum hawa. Karena ini merupakan jenis penyakit yang mematikan, dan bahkan guna mengobatinya butuh biaya yang sangat besar.      Dan dengan biaya yang tak sedikit tersebut, pada akhirnya banyak orang mencari solusi murah namun bukan murahan. Di antaranya dengan cara memilih jalur pengobatan alternatif.

[baca juga: Inilah Beberapa Asupan yang Mengurangi Risiko Kanker Payudara]

Pengobatan alternatif selain meminta kesembuhan pada ahli pengobatan tradisional, juga dengan cara menempuh pengobatan herbal, yaitu memanfaatkan beberapa jenis tanaman yang memiliki kadar melawan kanker –payudara. Sebagai contohnya adalah memanfaatkan tanaman keningkir

Penyembuhan ala Tiongkok

Jika banyak orang mengenal pengobatan herbal adalah dari orang-orang Tiongkok, maka keningkir menjadi salah satu bahan pengobatan tersebut yang digunakan untuk penyembuhan penyakit kanker (payudara).

  • Membunuh Sel Kanker

Dengan metode penyembuhan ala Tiongkok, diyakini bahwa tanaman keingkir memiliki kemampuan membunuh sel kanker payudara dalam kurun waktu kurang dari 16 jam, dengan volume hingga mencapai 98% .

Prosentasi sebanyak 98 di atas adalah apabila dalam mengonsumsinya tanpa menggunakan kombinasi bahan lain. Namun akan menjadi lebih istimewa apabila dalam mengonsumsinya juga digabungkan dengan tanaman lain. Misalnya jika dikonsumsi dengan jenis apsintus, maka akan perolehan hasilnya bisa mengikis nyaris sepenuhnya sel-sel kanker pada badan. Hal ini sebagaimana dilansir dari sebuah riset yang diterbitkan oleh Life Science.

  • AntiMalaria

Jika Anda mengenal pil kina yang bisa digunakan untuk mengobati malaria, maka tumbuhan keningkir pun memiliki khasiat serupa. Yaitu bermanfaat  sebagai obat antimalaria. Temuan pertama kali mengenai hal ini dipaparkan oleh The bioengineers Henry Lai dan juga Narendra Singh dari University of Washington, Seattle.   Dalam mengonsumsinya, biasanya pengobatan ala Tiongkok menyediakannya dengan wujud ekstrak.

Nama Lain: Artemisinin

Dari tanaman kenikir kita bisa memperoleh nama lain, yaitu “artemisinin,” karena ia adalah juga turunan dari tanaman apsintus (Artemisia annua), di mana daun  yang sering diambil darinya memiliki aroma khas dengan rasa getir cenderung pahit. Rasa pahit ini merupakan akibat dari kadar yang ada di dalamnya, yaitu yang berujud absinthin dan anabsinthin.

Dari khasiatnya, baik sebagai obat kanker payudara ataupun obat anti malaria tersebut, meski belum ada yang jelas-jelas menyebutkan efek sampingnya, namun kita musti bijak dalam mengonsumsinya. Dan karena artemisinin bisa meningkatkan produksi asam lambung, maka diperlukan kehati-hatian pada penderita maag dan gangguan pencernaan.  Di samping itu karena salah satu sifat dari artemisinin adalah merangsang menstruasi, maka bagi wanita hamil juga dibutuhkan kehati-hatian mengonsumsi daun kenikir ini, sebab ada kekhawatirkan mengakibatkan keguguran. [uth]

Sumber Rujukan:
[1] Dahsyat, Daun Ini Bisa Membunuh 98 Persen Sel Kanker dalam 16 Jam; tribunnews.com, diakses pada 21 November 2015
[2] Gambar ilustrasi; pixabay.com, diakses pada 21 November 2015

Berbagi dan Diskusi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here