Tahukah Anda, Kerajaan Arab Melarang Beberapa Nama Bayi?

0
1875
Kenapa Kerajaan Arab Melarang Beberapa Nama Bayi?
Kenapa Kerajaan Arab Melarang Beberapa Nama Bayi?

NAMA TERLARANG bukan saja ada di Jawa ataupun di bagian wilayah Indonesia lain, karena kenyataannya laranngan pada penggunaan nama tertentu itu juga diberlakukan pada wilayah yang justru kental akan agamanya, yaitu di kerajaan Arab.

Para orangtua di kerajaan Arab kali ini musti berhati-hati dalam menyematkan nama bagi bayi-buah hatinya. Bahkan bagi sebagian lain yang telah terlanjur memberikan sebuah nama bagi anaknya namun ternyata nama itu masuk dalam “daftar nama terlarang,” maka ia pun musti segera berpikir untuk segera menggantikannya.

[Baca juga: Inilah Beberapa Asupan Makanan Yang Baik Bagi Otak Bayi]

Larangan Nama

Seperti dilansir indpendent.co.uk dan gulfnews.com, pemerintah kerajaan Arab melalui kementrian dalam negerinya telah mengeluarkan daftar larangan penggunaan nama bayi sebanyak 50. Alasan pelaranagn itu di antaranya adalah karena anggapan pemerintah pada nama tersebut yang bertentangan dengan budaya Arab.

  • Kategori Larangan

Tiga kategori larangan diterapkan di negeri Arab;

1. Pertama adalah kategori nama yang dianggap menghina –hal-hal yang berhubungan dengan– agama.
2. Kedua, kategori nama yang berhubungan dengan keluarga kerajaan.
3. Yang ketiga adalah kategori nama yang berkaitan dengan nama-nama non-Arab alias nama-nama asing.

  • Hamba Tuhan, bukan Hamba Nabi

Namun masih ada beberapa nama terlarang lain lagi yang ada di luar ketentuan (kategori) di atas. Antara lain adalah Abdul Nabi dan Abdul Hussain, alasannya selain kedua nama itu akrab digunakan oleh kaum Sunni dan kaum Syiah, juga karena memiliki definisi yang kontroversial.

[Baca juga: Sekilas profil Arifin C Noer, Sutradara Film Kontroversial G 30 S/PKI]

Jika mengacu pada bahasa Arab, Abdul yang berdefinisi hamba, maka akan memiliki arti “hamba nabi,” padahal mereka memahami bahwa manusia adalah hamba Tuhan, bukan hamba nabi.     Sedangkan nama “Abdul Naser” dan “Benyamin” belum diketahui alasan pastinya. Bisa jadi karena nama Benyamin memiliki kaitan dengan nama Perdana Menteri Israel, dan nama Abdul Naser adalah nama penguasa nasionalis Arab yang terkenal di Mesir (namun bertentangan dengan Arab Saudi).

Daftar Nama Terlarang

Seperti nama-nama terlarang yang ada di atas, daftar nama lain yang dilarang biasanya tetap memiliki alasan tertentu. Hanya saja memang tak selalu diumumkan dan dipaparkan oleh pihak pemerintah. Misalnya Malak yang memiliki definisi malaikat, Amir yang berarti pangeran, Malika alias ratu, Jibreel yang memiliki padanan kata (malaikat) Jibril, Basmala yang berarti dengan nama Allah, Rama yang dikategorikan masuk sebagai dewa Hindu, dan lain-lain.

Nama-nama lainnya adalah Abdul Aati, Abdul Naser, Abdul Musleh, Nabiyya, Sumuw, Mamlaka, Tabarak, Nardeen, Maya, Linda, Randa, Taline, Aram, Sandy, Alice, Iman, Nabiyya, Maya, Linda, Randa, Maline, Elaine, Inar, Maliktina, Lareen, Kibrial, Lauren, Naris, Yara, Sitav, Loland, Tilaj, Barrah, Abdul Rasool, Abdul Mu’een, Abrar, Iman, Bayan, Baseel, Wireelam. [uth]
Sumber Rujukan:
[1] Saudi Arabia bans 50 baby names; gulfnews.com, diakses pada 30 November 2015
[2] Is your name now ‘banned’ in Saudi Arabia?; independent.co.uk, diakses pada 30 November 2015
[3] Gambar ilustrasi; pixabay.com, diakses pada 30 November 2015

Berbagi dan Diskusi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here