Lemak Perut Bisa Cepat Hilang dengan Latihan “Plank”

0
3999
Front Plank - Posisi Plank untuk Mengencangkan Otot Perut dan Membakar lemak
Front Plank - Posisi Plank untuk Mengencangkan Otot Perut dan Membakar lemak

LEMAK berlebih menjadi keresahan bagi sebagian orang, khususnya bagi mereka yang peduli dengan penampilan dan juga kesehatan tubuh. Padahal penumukan lemak pada bagian tubuhn tertentu adakalanya memang tidak bisa dihindari. Sebagai contoh adalah keberadaan lemak di bagian perut kita.

Lemak pada perut ini tak membuat nyaman karena selain membuat kita merasa begah, jika dilihat, perut pun akan terlihat lebih bervolume apalagi ketika sedang berposisi duduk. Bahkan jika telah parah kelebihan lemaknya, ada bagian dari perut itu yang bergelambir.

Mengencangkan Otot Perut

Guna mengatasi kelebihan otot, termasuk pada perut tersebut, maka ada banyak cara bisa dilakukan. Salah satunya adalah dengan olah raga sit up. Namun selain sit up, belakangan ini ada pula cara lain yang mulai diminati beberapa orang, yaitu metode plank. Ialah metode yang bukan saja mampu membantu mengencangkan dan membentuk otot perut, akan tetapi juga bisa untuk melatih kekuatan otot bahu, lengan, dan paha bagian depan. Bahkan bagi mereka yang telah melakukan plank, metode plank ini disebut-sebut lebih efektif dibanding sit-up dalam membakar lemak perut.

[Baca juga: Apakah Es Batu Bisa Membuat Badan Gemuk dan Perut Buncit?]

Apa itu Latihan Plank?

Selain bisa efektif dalam hal perawatan perut, plank juga ditengarai mampu membentuk postur tubuh yang lebih baik karena akan bisa lebih tegap dan tak mudah bungkuk. Alasannya karena plank ini merupakan posisi latihan yang menuntut tubuh lurus, dengan demikian bagian tulang-belakang drai tubuh bisa terkondisikan.

Latihan plank tak menegnal usia, artinya baik dari kondisi anak hingga orang lanjut usia, latihan ini tetap bisa diterapkan. Sedangkan caranya pun tak terlalu sulit dan tak memakan waktu yang lama pula.

Bagaimana Posisi Plank?

  • Serupa Tengkurang tapi Lurus

Latihan paling sederhana dalam plank ini adalah dengan meletakkan kedua tangan di lantai, dan usahakan tangan bertumbu pada siku. Kemudian usahakan dada dan perut tidak menyentuh lantai, serta luruskan kaki dan yang menumpu hanya bagian ujung jemari kakinya saja. Posisikan pula kaki itu sejajar dengan bagian pinggul, begitu juga dengan posisi pantat, ia harus lurus dan jangan sampai terabaikan.

Ingat, posisi lurus pada bokong inilah yang acap terlupakan. Artinya, bokong tak boleh berposisi menungging ataupun terlalu turun mendekati lantai. Jadi jika dibayangkan, latihan plank ini adalah tubuh serupa dengan posisi tengkurap yang lurus, hanya saja bertumpunya adalah di bagian siku tangan serta ujung jemari kaki.

  • Kondisi Statis

Latihan ini meskipun berposisi tengkurap layaknya push-up, namun tak serupa dengannya. Karena plank sifatnya adalah statis, bukan bergerak dinamis. Dan tatkala telah mendapatkan posisi yang tepat dan lurus, silakan usahakan diam-statis selama satu menit.

Satu menit bukan waktu yang lama, kan? Memang bukan waktu lama, namun kenyataannya tak banyak yang bisa melakukannya secara sempurna selama waktu satu menit itu, kecuali yang telah terlatih karena memang telah melakukannya berulangkali dan dlama kurun wkatu yang telah lama.

  • Rasa Melelahkan

Mengapa menjadi tak tahan walau hanya berdurasi satu menit? Alasannya adalah karena memang latihan plank ini cepat membuat lelah dan capek. Apalagi bagi pemula. Pada akhirnya hal itu diakali oleh mereka yang memiliki niat kuat, yaitu dengan cara sedikit dmei sedikit. Sebagai contoh menggunakan hitungan tersendiri, satu hingga sepuluh, terus hari berikutnya ditambah, dan seterusnya sampai bisa mencapai minimal waktu 1 menit ataupun 60 hitungan.

Improvisasi dari Posisi Dasar Tengkurap

Sebagai posisi dasar plank adalah tengkurap. Maka setelah menguasai posisi dasar ini, kita bisa mengembangkan dan mengimprovisasikan dalam posisi lanjutan. Sebagai contoh adalah dengan hanya bertumpu pada satu siku tangan, menekuk satu kaki namun tubuh tetap berposisi lurus termasuk bagian pantatnya, ataupun kaki bertumpu di swiss ball.

Bisa juga menumpukan bagian (siku) tangan sambil memegang bola karet. Bisa pula berbaring miring dengan bertopang dengan menggunakan satu siku, posisi ini disebut side plank.

Tak Butuh Tempat & Waktu Khusus

Seperti yang telah dipaparkan, untuk berlatih plank ini tak membutuhkan banyak waktu, tidak memakan banyak tempat, bahkan tidak juga memerlukan peralatan khusus. Sehingga bisa dilakukan di mana saja asal tepat, kapan saja asal senggang, dan tak perlu mengeluarkan biaya berlebih.

Bangun tidur pun kita bisa langsung melakukan laltihan plank, begitu pula ketika malam hari jelang tidur. Hanya saja tak bisa pula smebarang waktu, karena ada saat-saat yang bakal merugikan kita. Sebagai contoh adalah apabila dilakukan setelah menikmati makanan, maka bukan tidak mungkin akan menimbulkan risiko muntah ataupun sakit di beberapa bagian tubuh.

[Baca juga: Berbahayakah Renang Ketika Perut Masih Penuh & Kenyang?]

Jika pun tak memiliki kendala, contohnya cidera, kita bisa melakukan latihan plank setiap saat secara rutin dan teratur, misalnya sehari dua kali ataupun tiga kali. Sehingga bila dilakukan secara benar, dijamin akan mendapatkan hasil maksimal. Ingat, plank yang benar adalah yang posisi tubuhnya tetap lurus meski di bagian tertentu terasa berat. [uth]

Sumber Rujukan:
[1] Latih Otot Perut dengan “Plank”; Kolom Klasika Koran Cetak Kompas 17 November 2015
[2] Gambar ilustrasi; shutterstock.com, diakses pada 19 November 2015

Berbagi dan Diskusi

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY