Apa itu Hackers dan Apa pula Crackers?

0
2240
Anonymous Apa itu Hackers dan Apa pula Crackers
Anonymous --Apa itu Hackers dan Apa pula Crackers

Jika berbicara mengenai dunia internet maka kita pun tak akan bisa lepas dari kata hackers dan juga crackers. Tapi crackers yang satu ini tentu saja tak seperti kraker biscuit yang acap kita jadikan camilan itu.      Hackers adalah istilah yang banyak dipakai untuk menjuluki mereka para pembobol dan perusak situs-situs internet, sedangkan crackers menjadi kata yang tak banyak diketahui orang. Padahal antara hackers dan crackers, keduanya memiliki keterkaitan meskipun bukan sebuah kesamaan.

Kata crackers tak banyak orang pahami karena mereka sudah terbiasa dengan asumsi hackers sebagai perusuh website. Padahal jika kita bersedia memahaminya, justru crackers itulah julukan untuk para perusak dan perusuh. Sementara hackers adalah justru pemberi informasi mengenai celah keamanan yang adalanya sebagian dari mereka juga merancang sebuah sistem keamanan.

White-Hat Hackers dan Black-Hat Hackers

Seperti yang dijelaskan di atas, hackers sejatinya adalah julukan untuk profesi pemberi informasi dan juga perancang sistem keamanan situs internet. Namun karena ada tindakan nakal yang mengatasnamakan ‘hacker,’ maka pada perkembangannya muncul yang dinamakan white-hat hackers dan juga black-hat hackers.

White-hat hackers adalah hackers yang sebenarnya, yaitu yang bertugas memberitahukan celah keamanan, sedangkan yang dinamakan black-hat hackers adalah serupa dengan crackers, yaitu perusak dna perusuh sebuah website.

Apa Tujuan Merusak oleh Para hackers & Crackers?

Semakin pesat perkembangan teknologi, dan semakin banyak pula para penggunanya, tak pelak banyak orang pula dengan beragam kemampuan serta pemikirannya. Nah di antara banyaknya pengguna internet itu muncullah hackers perusak dan perusuh.

Para hackers itu bisa dibagi menjadi dua golongan, di antaranya adalah sebagai berikut;

  • Bertujuan mencuri uang dengan cara membobol rekening ataupun akun pembayaran transaksi online
  • Menyerang Pemerintahan ataupun negara
  • Mencuri informasi dan mengambil data pribadi
  • Memengaruhi pengguna internet
  • dan lain-lain

Julukan Kelompok

Di samping itu, tak sedikit pula yang menjuluki dirinya dengan menggunakan sebuah nama, di mana pada perkembangannya nama itu menjadi banyak digunakan oleh banyak orang yang bahkan di antara mereka sendiri juga tak saling mengenal.

  • Anonymous

Ini menjadi nama pribadi ataupun kelompok yang paling mudah bisa ditemui khususnya di dunia maya, dan ikonnya pun sudah familiar, yaitu berwujud topeng Guy Fawkers, sebagaimana bisa kita saksikan dalam film V for Vindetta. Ditengarai kelompok ini jumlahnya melebihi angka 5.000 orang.

Anonymous memiliki arah gerakan yang susah ditebak. Karena pada satu saat ia pernah membobol Paypal, namun di saat lain juga sempet membobol Universal Mucic Group serta gereja dari para penganut Scientology. Bahkan belakangan ini juga muncul kabar bahwa mereka juga akan menghancurkan sistem pertahanan digitalnya ISIS alias Negara Islam Irak dan Suriah.

  • Syrian Electronic Army

SEA adalah singkatan dari Syrian Electronic Army yang berkembang pada tahun 2011 dengan tujuan mendukung pemerintahan Suriah. Namun SEA ini juga menyerang beberapa organisasi dunia, ratusan website, dan menyebarkan spam, malware, phising, dan semacamnya.

[Baca juga: Bagaimana Cara Mengatasi Komentar Spam pada Blog?]

  • Hellsing

Hellsing adalah kelompok crackers yang memiliki target menghancurkan sistem digital milik pemerintahan. Malaysia dan Filipina adalah beberapa negara yang pernah merasakan menjadi korbannya. Ciri aktvitas hellsing ini adalah dengan menyebarkan malware atau program lain pada komputer yang dikenakan pihak pemerintahan. Apabila dibuka, maka komputer pemerintah ini akan mendapatkan ancaman pembajakan. Dan bahayanya adalah ketika semua isi file dalam komputer yang sifatnya privacy and confidential itu dicuri serta dihilangkan.

  • Lizard Squad

Lizard Squad termasuk kelompok crackers baru karena kemunculannya adalah tahun 2014 lalu. Namun ia telah memiliki beberapa korban, sebut saja Xbox dan PlayStation. Selain jaringan video game itu, sasaran Lizard Squad adalah juga Instagram, MySpace, Tinder, dan bahkan facebook.

Ddos Attack adalah nama jenis serangan yang dilancarkan pada Lizard Squad ini.

  • Master of Deception

Serangan yang dilakukan oleh cracker Master of Deception ini bertujuan guna mencari informasi penting pada datu perusahaan, organisasi, ataupun sebuah institusi, dan kemudian menjualnya kepada penawar tertinggi. Yang pernah menjadi korban dari serangan Master of Deception ini adalah perusahaan telekomunikasi At&T.

Sumber Rujukan:
[1] Berhati-hati dengan “Black-Hat Hacker” Dunia; Koran cetak Kompas hal 34, Kamis 3 Desember 2015
[2] Gambar ilustrasi; pixabay.com, diakses pada 4 Desember 2015

 

Berbagi dan Diskusi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here