Inilah Khasiat Tanaman Begonia

0
648
Inilah Khasiat Tanaman Begonia

BEGONIA menjadi salah satu jenis tanaman yang memiliki manfaat lebih bagi kesehatan tubuh manusia, di antaranya adalah mengurangi sakit tenggorokan, melancarkan peredaran darah, menyembuhkan influenza, dan masih banyak lagi.

Di bawah ini adalah pemaparan lebih lanjut tentang tumbuhan begonia.

Bisa Tumbuh Hampir di Semua Area

  • Nama lain Begonia

Begonia adalah dalam bahasa ilmiahnya merupakan genus berkeluarga tanaman berbunga Begoniaceae. Sedangkan di wilayah Nusantara, ada beberapa nama yang digunakan untuk menyebut tumbuhan begonia ini.     Yaitu bila orang-orang Jawa menyebutnya dengan tanaman bihun, dan orang Sunda menamainya hariyang bulu, maka masyarakat Maluku (Ambon) memberikan nama daun asam, dan warga Ternate menengarainya dengan julukan coco, pun dengan masyarakat Sulawesi memiliki nama kaci.

  • Ketinggian Lebih dari 200mdpl

Begonia memiliki anggota keluarga lain bernama Hillebrandia, yaitu genus dengan spesies tunggal yang berada di Kepulauan Hawai. Oleh karenanya tumbuhan ini banyak tumbuh dan berkembang di wilayah Amerika Selatan, khususnya di area-area pegunungan.

Ukuran ketinggian area yang biasa ditumbuhi begonia ini adalah mulai dari 200mdpl sampai dengan1200mdpl, dengan kondisi teduh suhunya pun lembab. Untuk pengembangbiakan, biasanya melalui tunas atau bisa pula dengan cara stek daun.

  • Kontur

Tanaman begonia memiliki banyak cabang, sedangkan bagian batangnya lunak serta berair, ketinggian biasanya ada di angka 15 hingga 65 cm. Berdaun tunggal dengan bentuk jantung yang tidak simetris. Selain berair, daunnya juga berbulu, dengan warna daun tak selalu sama.  Pada Begonia glabra memiliki permukaan atas daun dengan warna hijau, sementara untuk bagian penampangan bawahnya berwarna perak keputihan.

Selain memiliki biji yang banyak dengan bentuk kecil-kecil, tanaman ini memiliki bunga majemuk, bergerombol, dan pada umumnya tersusun berupa rangkaian anak payung menggarpu, dengan warna tak selalu sama bergantung pada jenisnya; ada warna merah muda, ada pula warna kuning dan putih.

Pemanfaatan

Umbi dan daun serta bunga adalah bagian-bagian yang diambil dan kemudian dimanfaatkan khasiatnya, salah satunya sebagai bahan pengobatan herbal.

  • Makanan dan Minuman

Daun dan bunga begonia dengan kandungan air rasa asam segar, bisa dimanfaatkan sebagai pengganti acar. Ada pula yang mengolahnya dengan membubuhi gula untuk dijadikan sebagai sirup asam yang sangat enak dinikmati.

Di Jawa Barat, bahkan bunga begonia yang belum mekar sering pula dijadikan bahan untuk dirujak.

[Baca juga: Tribulus Terrestris: Tanaman-Obat Herbal Berkhasiat untuk Impotensi dan Gagah Perkasa]

  • Pengobatan Herbal

1. Sakit Tenggorokan

Bagian umbi tanaman begonia ini bisa dimanfaatkan sebagai bahan obat sakit tenggorokan ataupun pharyngitis. Caranya dengan membersihkannya terlebih dahulu, kemudian iris umbi begonia sebanyak 15gram, dan tambahkan 300cc air, selanjutnya sila diblender layaknya membuat juice. Air hasil blender itu silakan dipakai untuk berkumur.

2. Haid Tak Teratur

Masih dengan umbi begonia, silakan menggunakannya sebanyak 10gram dan ditambah dengan 15gram umbi rumput teki. Serupa dengan cara pada sakit tenggorokan di atas, dilakan kedua bahan ini dihancurkan sampai halus, bisa dengan cara menumbuknya atau bisa pula dengan menumbuknya.     Setelah itu silakan diseduh, kemudian diminum setelah dingin

3. Keputihan

Untuk mengobati keputihan, silakan ambil umbi begonia sebanyak 10gram bisa ditambah dengan 10gram kulit delima yang telah kering. Keduanya dicampur lalu haluskan sebagaimana pada pengobatan sakit tenggorokan dan haid tak teratur. Silakan seduh bahan-bahan yang telah halus dan berair itu, selanjutnya konsumsi selagi masih hangat.

4. Disentri

Untuk penyembuhan sakit disentri, silakan ambil sebanyak 15 gram herba begonia, sebanyak 30 gram patikan kebo, dan tambahi pula dengan gula merah secukupnya. Semua bahan itu silakan direbus dengan air secukupnya. Jika telah masak, silakan diminum air hasil rebusan itu.

5. Rematik

Silakan ambil sebanyak 10 hingga 15gram daun begonia, tambahi pula dengan 15gram jahe merah. Keduanya silakan direbus menggunakan air sebanyak 400cc, dan sisakan menjadi 200cc. Air hasil rebusan itu sila diminum selagi masih hangat.

[Baca juga: Tahukah Anda, Daun Kacapiring Bisa Mengobati Diabetes?]

6. Menghentikan Perdarahan

Umbi begonia bisa digunakan untuk menghentikan pendarahan alias hemostatic. Caranya silakan mengambil sebanyak 10gram umbi begonia dan juga 100gram akar rimpang teratai. Bahan-bahan itu kemudian disatukan ke dalam panci dan direbus menggunakan  600cc air, dan sisakan menjadi 300cc, silakan airnya diminum ketika sudah dalam keadaan dingin.

6. Radang dan Bengkak

Untuk bengkak pun radang, kita bisa mengambil daun begonia. Namun musti ditambah lagi dengan daun dewa serta daun sambiloto secukupnya.   Setelah dibersihkan, silakan haluskan daun-daun itu, yaitu bisa dengan cara ditumbuk atau bisa pula dengan menggilingnya.    Hasil tumbukan pun gilingan daun yang telah halus itu sila manfaatkan sebagai bobok alias ditempelkan pada bagian yang bengkak pun yang mengalami peradangan.

Demikian mengenai khasiat dari tanaman begonia ini. Pada prinsipnya pemanfaatan tumbuhan begonia serupa dengan pengobatan herbal lain, yaitu akan cenderung menemukan hasil apabila tak hanya dilakukan sekali saja. Oleh karenanya, sangat disarankan proses pengobatan ini dilakukan secara teratur. [uth]

Rujukan:
[1] Begonia, Usir Rematik; Koran Cetak Minggu Pagi edisi ke-2 Februari 2016
[2] Gambar ilustrasi; pixabay.com, diakses pada 18 Februari 2016

 

Berbagi dan Diskusi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here