Inilah Manfaat Daun Pepaya untuk Pengobatan

0
1769

Siapa yang tidak mengenal pepaya, buah dengan rasa manis dan memiliki ragam manfaat ini sudah cukup dekat dengan masyarakat Indonesia. Pepaya banyak ditanam di pekarangan rumah, kebun, hingga lahan budidaya yang dikembangkan dengan cara terpadu.

Pepaya yang memiliki nama latin Carica Papaya L, merupakan tanaman yang berasal dari Meksiko bagian selatan dan bagian utara dari Amerika Selatan. Tanaman pepaya saat ini telah menyebar ke berbagai negara tropis, salah satunya Indonesia.

[Baca juga: Carica: Jenis Pepaya Gunung Yang Langka & Tumbuh di Dataran Tinggi Dieng]

Pepaya memiliki nama yang berbeda di beberapa daerah di Indonesia. Di Jawa, pepaya disebut dengan nama betik, kates, atau telo gantung. Sementara masyarakat sunda menyebut pepaya dengan nama gedang.

Tanaman Pepaya memiliki batang tegak dan basah, dengan helaian daunnya menyerupai telapak tangan manusia. Tekstur daging buah pepaya mirip dengan buah melon, buah yang sudah masak memiliki warna kuning kemerahan dan memiliki rasa yang manis.

Selain buah pepaya yang sudah biasa dikonsumsi oleh masyarakat, bunga dan daun pepaya juga bisa dimasak sebagai sayur. Daun pepaya sendiri ternyata memiliki ragam manfaat sebagai bahan obat tradisional.

Berikut ini manfaat daun pepaya unuk pengobatan dan cara memanfaatkannya:

Mengobati Batu Ginjal

Memanfaatkan daun pepaya untuk mengobati batu ginjal, menggunakan air rebusan daun pepaya dengan formula 3-5-7 plus. Artinya :

  • Hari pertama, 3 lembar daun pepaya yang masih segar direbus dengan air secukupnya. Kemudian air rebusan daun pepaya tersebut diminum 1 gelas sekaligus.
  • Hari kedua, 5 lembar daun pepaya yang masih segar direbus dengan air secukupnya. Kemudian air rebusan daun pepaya diminum 1 gelas sekaligus.
  • Hari ketiga, 7 lembar daun pepaya yang masih segar direbus dengan air secukupnya. Kemudian air rebusan daun pepaya diminum 1 gelas sekaligus.
  • Sebagai penutup pengobatan batu ginjal dengan daun pepaya ini, ditambah dengan minum air kelapa muda yang dipilih dari kelapa hijau.

Catatan : cara ini tidak boleh digunakan bagi orang yang memiliki hipertensi.

[Baca juga: Inilah Cara Mecegah Penyakit Ginjal Secara Dini]

Mengobati Malaria

Memanfaatkan daun pepaya untuk mengobati malaria, membutuhkan bahan 1 lembar daun pepaya, tempe busuk sebesar ibu jari dan garam secukupnya.

Semua bahan tersebut dicampur lalu ditumbuk sampai halus. Kemudian diperas dan disaring untuk diambil air atau sarinya. Ramuan ini diminum 1 kali sehari, selama 7 hari berturut-berturut.

Mengobati Sakit Perut Saat Haid

Sakit perut pada waktu haid sering dialami oleh wanita, hal ini sering menjadi penghambat aktivitas yang dilakukan. Bagi anda yang mengalami sakit perut pada waktu haid, anda bisa memanfaatkan daun pepaya untuk mengurangi atau menghilangkan rasa sakitnya.

[Baca juga: Inilah Siklus Menstruasi Setelah Melahirkan]

Bahan yang dibutuhkan adalah 1 lembar daun pepaya yang masih segar, buah asam dan garam secukupnya. Cara membuatnya, daun pepaya ditumbuk sampai halus, dicampur dengan asam dan garam secukupnya. Kemudian diperas dan disaring untuk dimanfaatkan sarinya, diminum pada waktu haid.

Menggunakan ramuan dari tanaman sebagai bahan obat tradisional, sebenarnya telah menjadi warisan pengetahuan dari para nenek moyang kita. Proses pembuatan yang mudah dengan memanfaatkan bahan yang ada di sekitar lingkungan. Menjadikan kita tidak bergantung pada obat-obatan kimiawi yang memiliki efek samping pada tubuh manusia.

Sumber rujukan:
1. Buku: Thomas A.N.S, Tanaman Obat Tradisional 1, Penerbit Kanisius, Yogyakarta, 2011.
2. Gambar ilustrasi : pixabay.com

Berbagi dan Diskusi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here