Ban Serep Tak Bisa Diabaikan Perawatannya

0
625
Ban Serep Tak Bisa Diabaikan Perawatannya

BAN SEREP adalah dua kata yang kadang dijadikan idiom oleh beberapa orang ketika berada dalam satu posisi sebagai “pengganti” namun hanya dilakukan pada saat membutuhkan saja. Artinya ketika sudah tak memerlukan, ia yang berposisi sebagai “pengganti” itu seolah dibuang dan dilupakan karena memang jarang diurus.

Begitulah idiom yang kerap muncul. Namun apakah benar ban serep alias ban cadangan memang memiliki peran seperti itu? Hanya menggantikan dan kemudian ketika sedang tak dibutuhkan makan tak akan diurus? Ya, sebagian orang dari kita acap memerlakukan yang demikian. Namun tentu saja sebagian lainnya tidak, khususnya bagi mereka yang tetap menganggap penting bahwa ban serep itu letak dan kedudukannya sama dan serupa pentingnya dengan ban lain yang bukan serep.

Pentingnya Ban Serep

Ban serep ini menjadi penting karena meskipun keadaan onderdil pada sebuah kendaraan –mobil misalnya– itu semua berkondisi oke, namun toh kelancaran laju bukan hanya ditopang oleh hal itu saja. Ban menjadi kebutuhan lain yang tak bisa diabaikan.    Artinya, lancarnya kita berkendara bukan saja sebatas didukung oleh kondisi mesin yang sehat, akan tetapi juga oleh keberadaan alat dan benda lain yang salah satunya adalah ban.  Oleh karenanya meski itu berujud serep, ban tetap wajib diperhatikan kondisinya.

Perhatian terhadap ban serep ini memang masih jarang dilakukan orang, apalagi ketika laju kendaraan tiada masalah dengan keberadaan ban. Hal ini bisa dipahami, karena ban serep juga cuma diletakkan pada bagian tersembunyi –dan sengaja disembunyikan.

[Baca juga: Tips Merawat Ban Sepeda Motor]

Perawatan Ban Serep

Lalu bagaimana agar ban serep ini tetap terawat dan diperhatikan?  Berikut adalah beberapa poin yang bisa disimak;

  • Tekanan Angin

Meski tak ada kebocoran, kondisi ban –baik dipakai ataupun tidak– tetap akan bisa kempes seiring berjalannya waktu. Dengan melihat kenyataan ini, sudah barang tentu ban serep juga butuh diperhatikan kondisi anginnya. Karena apa jadinya jika nanti satu saat hendak dikenakan, yaitu guna mengganti ban aktif yang sedang butuh diganti, lalu baru diketahui kalau kondisinya kempes? Tentu akan menjadi tiada guna  keberadan ban serep itu, bukan?

Pada kondisi itu mungkin baru tersadar bahwa selama ini ia hanyalah membawa kesana kemari ban serep yang tak layak pakai. Sehingga alih-alih buat mengganti, malah sama membutuhkan perawatan juga.       Oleh karenanya, periksa secara rutin dan berkala kondisi angin di dalam ban serep, dan selalu sesuaikan tekanan udadanya pula.

  • Jaga Kebersihan

Meskipun tak dipakai, bukan berarti ban serep yang telah disimpan di bagian tersembunyi itu akan terbebas dari kotor. Karena selain debu toh adakalanya kerak pun bisa menempel dari veleg-nya. Maka usahakan selalu menjaga ban serep tetap bersih, terbebas dari debu, air, dan hal lain.

[Baca juga: Bagaimana Membersihkan Bagian Plastik dan Karet pada Kendaraan?]

  • Membungkus dengan Kover

Perawatan pada ban serep bisa dilakukan dengan cara membungkusnya menggunakan cover pelindung khusus ban. Karena meski hanya ban serep, namun ia tetap memiliki peran penting.

  • Selalu Rotasikan Penggunaannya

Ban serep tak layak hanya dianggurkan benar-benar menjadi serep. Maka, selalu berlakukan “subtisuti” secara bergilir pada ban lain. Artinya, serep ini bisa berubah-ubah setiap saat secara berkala. Hal ini dilakukan agar tingkat keausan ban juga merata. Jangan sampai nanti ketika menggunakan ban serep, satu ban sebagai serep itu masih mulus vulkanisirnya namun ban-ban di roda lainnya sudah mulai aus. Ketidak-berimbangan ini tentu saja akan membuat tak nyaman berkendara, dan bahkan bisa menjadi sebab timbulnya kecelakaan.

  • Jangan Berlebihan Beban

Sebagaimana kaidah berkendara lain, demi mendapatkan kondisi kendaraan yang tetap prima, silakan hindari membawa beban yang berlebihan dalam kendaraan Anda. Usahakan memasukkan beban sesuai yang direkomendasikan pabrikan, karena apabila hal itu dilanggar besar kemungkinan dapat mempercepat usia ban, bukan bisa juga mencelakakan bagi pengendara dan para penumpangnya.

Selain itu, kondisi mesin juga musti sesuai aturan. Untuk itu, perhatian pada kode yang ada di dinding ban juga tak boleh diabaikan. [uth]

Sumber Rujukan:
[1] Merawat Ban Serep, Klasika Kompas Cetak hal 34 edisi 4 Maret 2016
[2] Gambar ilustrasi; pixabay.com, Diakses pada 16 Maret 2016

Berbagi dan Diskusi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here