Kenapa Ban Kendaraan bisa Benjol?

0
784
Kenapa Ban Kendaraan bisa Benjol

BAN dan roda menjadi bagian yang sangat penting pada kendaraan yang sedang kita tumpangi, karena dengan ban dan roda itulah kaki kita tergantikan sehingga kita bisa melaju sampai tujuan. Dengan latar belakang pentingnya keberadaan roda dan ban sudah selayaknya kita tak mengabaikannya, artinya perawatannya juga musti maksimal.

Ada banyak kasus penghambat laju kendaraan yang diakibatkan dari kurang beresnya kondisi rodan dan ban. Roda akan bisa tak simetris dan center khususnya apabila mendapatkan laju jalan yang berlubang ditambah dengan beban muatan yang berat. Sedangkan mengenai kondisi ban, bukan saja ban bocor ataupun ban pecah yang harus dihadapi, karena ada pula kondisi ban yang menggelembung ataupun nampak benjolan di beberapa sisinya.

[Baca juga: Ban Serep Tak Bisa Diabaikan Perawatannya]

Penyebab Ban Benjol

Baik ban sepeda motor ataupun mobil, bahkan juga ban sepeda kayuh, semuanya bisa mengalami penggelembungan dan timbul benjolan di salah satu sisinya. Ini terjadi karena terdapat udara yang masuk di antara dua lapisan pembentuk ban, sehingga ia akan berkembang ketika ban sedang digunakan dalam perjalanan dimana kondisi jalan juga sedang panas menyengat.

Artinya, ban yang lapisannya disusupi udara itu akan semakin bisa mengembang dan nampak benjol karena adanya gesekan terhadap jalanan panas dan juga karena kondisi panas yang diakibatkan sengatan langsung oleh matahari.Proses produksi yang tak teliti, yaitu menyangkut proses pengisian udara dengan tekanan berlebih, atau sebaliknya; kurang tekanan, keduanya menjadi bagian penyebab dari kemunculan benjolan pada ban kendaraan kita itu.

Risiko Tinggi

Meski masih banyak kendaraan yang tetap memaksana penggunaannya, namun kondisi ban yang benjol ini sejatinya sudah tak layak. Pasalnya selain performa kendaraan juga terkendala yang kemudian mengganggu kenyamanan,  akibat terburuk pun bisa saja terjadi, yaitu terjadinya kecelakaan.

Cara Mendeteksi

Guna mengetahui kondisi ban kendaraan, apakah ia mengalami benjol ataupun tidak, kita bisa memeriksanya dengan cara merasakan getaran yang muncul ketika kendaraan sedang kita tumpangi dan melaju kencang di jalanan dengan medan lurus dan beraspal halus. Jika pada kondisi ini kita merasakan kerap muncul getaran, bisa jadi kondisi pada salah satu sisi ban mengalami benjolan.

[Baca juga: Tips Merawat Ban Sepeda Motor]

Tips Mengatasi Ban Benjol

Mengatasi ban yang benjol paling gampang adalah dengan membeli baru dan lalu menggantikannya. Akan tetapi tentu cara ini juga tak bisa dilakukan dalam keadaan darurat, belum lagi mengenai uang yang harus dikeluarkan.   Dalam keadaan darurat, kada beberapa tindakan yang bisa kita lakukan demi menghilangkan benjolan ban itu.

  • Tusuk Bagian Benjol

Silakan mengambil peralatan yang bisa digunakan untuk menusuk, bisa itu berujud obeng kecil atau pun pisau kecil, dan sediakan pula kompresor. Kemudian cari bagian yang benjol dan tusuk menggunakan alat tadi.      Hal yang perlu diingat pada langkah ini adalah kehati-hatian, jangan sampai kebablasan agar tusukan tersebut tak mengenai ban dalam.

  • Kempeskan

Setelah melakukan proses penusukan, selanjutnya sila kempeskan ban dan kembali di isi lagi menggunakan kompresor. Lakukan berulang hingga udara yang ada pada benjolan bisa keluar.

Langkah ini diambil dalam keadaan emergency, artinya setelah itu kita musti berpikir untuk menyiapkan uang guna menggantikannya dengan ban baru. Pasalnya setelah semua langkah “penusukan-pengempesan-pengisian”  itu dilakukan, ban yang kembali normal itu hanya berlaku beberapa saat dan berkemungkinan besar benjolannya akan kembali muncul. [uth]
Rujukan:
[1] Ban Mobil Muncul Benjolan? Ini Solusi Mudahnya; otomotif.news.viva.co.id, diakses pada 29 Maret 2016
[2] Gambar ilustrasi; pixabay.com, diakses pada 29 Maret 2016

Berbagi dan Diskusi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here