Apa Alasan Menekuk Lutut Saat Lamaran dan Menyatakan Cinta?

0
1544
Inilah Alasan Menekuk Lutut Saat Lamaran dan Menyatakan Cinta

SIKAP TUBUH dan ekspresi selain menjadi bagian penting dalam hal pelayanan dan dunia seni panggung, ternyata juga menjadi hal yang tak bisa diabaikan oleh mereka yang berprofesi di dunia modelling. Pasalnya di atas cat walk bukan saja sebatas pakaian pun dandanan yang sedang ia pamerkan, melainkan juga gerak tubuh dan juga ekspresi.

Mengamati sikap ataupun gerak tubuh yang disertai ekspresi ini, di dunia pelayanan tentu menjadi bagian yang tak bisa diabaikan. Alasannya adalah demi mengormati dan menghargai tamu, pembeli, pun pelanggan yang harus dilayaninya. Begitu pula dengan dunia seni peran di atas panggung, sebut saja seni tari. Selain gerak tubuh yang menjadi sajian utama, ekspresi wajah juga wajib menyertainya.

Sikap Menyatakan Cinta

Membicarakan tentang gerak dan sikap tubuh, akan banyak yang bisa kita amati. Salah satunya adalah posisi seorang lelaki yang sedang menyatakan cinta terhadap pasangannya. Kalau Anda tak melakukan, minimal hal ini masih bisa disaksikan melalui adegan film dan sejenisnya. Yaitu sikap menekukkan sebelah lutut di hadapan pujaan hatinya.

Sikap badan yang menekukkan sebelah lutut itu pada umumnya dilakukan sebagai tindakan guna membarengi ucapan rasa cinta. Akan tetapi biasa juga dilakukan ketika sedang melamar kekasihnya.

Kenapa Harus Menekuk Sebelah Lutut?

Melihat kebiasaan menekuk lutut demi menyatakan rasa cinta pada pujaan hatinya, banyak dari kita yang tak begitu paham kenapa harus dilakukan. Dan demi mengetahui  rasa penasaran tersebut, di bawah ini adalah beberapa alasannya.

  • Tradisi Minta Maaf

Pada masa silam, orang yang memohon maaf ditengarai banyak yang mengambil pose merendahkan tubuh. Dengan mengharuskan seseorang bersikap menekuk lutut, artinya ada kesungguhan niat dalam menyatakan perasaannya. I beg your pardon.

  • Gelar Penghormatan

Jika mengamati tradisi kerajaan Inggris, maka kita akan bisa menyaksikan adegan menekuk kedua lutut ketika sedang ada acara pemberian gelar kehormatan kesatria. Sikap badan seperti ini kemudian dijadikan rujukan oleh mereka yang hendak menyatakan rasa cintanya, sehingga terwujudlah menekuk lutut versi lamaran itu sebagai lambang kasih sayang sekaligus rasa hormat terhadap pasangan.

[Baca juga: Seikerei adalah Penghormatan dengan Cara Membungkukkan Badan kearah Matahari Terbit]

  • Posisi Praktis

Menyampaikan rasa sayang pada apsangan biasanya adalah dengan memegang tangan. Selain sebagai tanda keintiman adalah dengan memegang jari-jemari, adakalanya rasa sayang itu disampaikan pula sambil mengecup punggung tangan, memberikan bunga, atau bahkan juga sambil memasangkan cincin pada salah satu jemari.

Menekuk sebelah lutut merupakan sikap yang praktis, karena jari-jemari tangan juga akan semakin mudah dipegang dan dekat dengan mata tanpa harus membuat pergerakan berlebih pada kekasihnya. Coba bayangkan jika memasang cincin harus dinaikkan sejajar dengan mata kita saat berdiri tegak, tentu ini menjadi janggal bukan?

  • Ketulusan

Selain sebagai rasa hormat, sikap badan yang menekukkan sebelah lutut bisa dimaknai sebagai penyampaian rasa tulus dan saling menjaga rasa percaya dalam menyandarkan hidup secara bersama.  Seorang pria rela menekuk lutut, artinya ia rela berdiri setara, karena biasanya tubuh perempuan lebih pendek dibanding lelaki.

[Baca juga: Inilah Beberapa Alasan Pria Ditolak Cintanya]

  • Keyakinan

Pada saat berdoa, kebanyakan orang akan bersimpuh atau minimal merendahkan badan. Posisi ini juga diterapkan pada saat menyatakan rasa cinta pada pasangan, dengan alasan sebagai tanda hormat hormat pun percaya terhadap kekuatan yang memiliki kuasa lebih dibanding dirinya.

Demikian mengenai pose menekukkan sebelah lutut pada saat menyatakan rasa cinta pada pasangan dan atau menjalankan ritual lamaran. [uth]

Sumber Rujukan:
[1] Asal-usul Pria Bertekuk Sebelah Lutut Saat Melamar; female.kompas.com, diakses pada 30 Maret 2016
[2] Gambar ilustrasi; pixabay.com, diakses pada 30 Maret 2016

Berbagi dan Diskusi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here