Konsumsi Garam Berlebih Bisa Mengakibatkan Kerusakan Hati

0
589
Konsumsi Garam Berlebih Mengakibatkan Kerusakan Hati

GARAM merupakan bagian dari bumbu makanan yang seolah susah untuk ditinggalkan. Karenanya sampai ada pepatah yang mengatakan “bagai sayur tanpa garam” guna menggambarkan kenikmatannya.

Ya, memang benar bahwa kenyataanya terdapat jenis makanan –khususnya yang musti melalui proses dimasak– yang tetap membutuhkan keberadaan garam di dalamnya. Karena akan terasa hambar apabila tak disertakan. Dengan kata lain, kelezatan dan kenikmatan akan bisa tercipta pada saat ada sentuhan garam di dalam makanan yang dinikmati itu.     Namun tahukah Anda bahwa kebanyakan garam juga menjadi tak baik bagi tubuh?

Yang Sedang-Sedang Saja

Sebagaimana lirik sebuah lagu, akan menjadi baik apabila semua itu diterapkan sesuai takarannya, tak kurang namun juga tak berlebihan. Ini berlaku pula pada konsumsi garam. Karena jika banyak orang telah akrab bahwa kebanyakan garam bisa mengakibatkan darah tinggi, maka masih ada pula risiko lain dari konsumsi garam yang berlebihan ini.

[Baca juga: Hipertensi pada Masa Kehamilan, Berbahayakah?]

Kerusakan Hati

Merujuk pada satu artikel yang diterbitkan dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry, dipaparkan bahwa belum lama ini terdapat ilmuwan yang bernama Xuesong Yang mengadakan penelitian mengenai garam. Ia bersama rekan-rekannya yang melakikan riset tentang garam itu menyatakan bahwa jika berlebihan dalam mengkonsumsi garam berkemungkinan mengakibatkan kerusakan hati.

Tubuh kita memang sangat membutuhkan garam, pasalnya ion natrium yang terdapat di dalam garam mampu membantu mengatur aliran air pada tubuh dan membantu pula dalam hal melakukan impuls saraf. Hanya saja kebutuhannya tak berlebih dan cenderung secukupnya (sedikit).    Namun tak sedikit orang yang konsumsi garam acap berlebih dan di atas ambang maksimal. Akibatnya ada kecenderungan lebih besar dalam memunculkan efek kerusakan pada hati.

[Baca juga: Inilah Beberapa Jenis Sakit Kepala Yang Penting Diketahui]

Efek Potensial

Masih pada penelitian tersebut, Xuesong Yang dan timnya mengadakan penyelidikan pada efek potensial di tingkat sel. Sebagai bahan percobaan mereka memraktekkan tikus dewasa untuk diberikan makanan dengan kadar garam berlebih.

Yang diketahui selanjutnya adalah bahwa natrium berlebihan seiring dengan jumlah perubahan di hati hewan, di dalamnya adalah juga sel yang bentuknya aneh. Ada pula  peningkatan kematian sel serta penurunan proliferasi sel sebagai kontributor pada pengembangan fibrosis.

Vitamin C

Lalu bagaimana jika konsumsi garam kita tetap harus berlebih karena jika minim tak akan ada selera makan?

Selalu ada solusi ketika ilmu pengetahuan di dunia ini tak dibelenggu, karena (masih menurut para peneliti itu) kenyataannya vitamin C menjadi senjata yang ampuh dan efektif dalam hal mengobati kerusakan sel-sel itu sekaligus melawan efek buruk akibat berlebihan mengonsumsi garam. [uth]

Rujukan:
[1] Kelebihan Garam Berpotensi Sebabkan Kerusakan Hati; nationalgeographic.co.id, diakses pada 2 Maret 2016
[2] Gambar ilustrasi; pixabay.com, diakses pada 2 Maret 2016

Berbagi dan Diskusi

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY