Tips Agar Tak Keracunan Makanan

0
1604
Tips Menghindari Keracunan Makanan

KERACUNAN makanan mengakibatkan keadaan yang tak mengenakkan bagi tubuh kita. Pertamakali yang dirasakan barangkali adalah perut yang tak keruan, melilit, perih, dan juga mual. Setelah itu maka akan timbul muntah dan diiringi dengan badan lemas dan suhunya pun kian tak menentu. Adakalanya keracunan makanan juga menyebabkan diare yang berkepanjangan.

Guna mencegah keadaan yang tak nyaman tersbeut, akan lebih baik jika kita mengeryi dan memahami penyebab terjadinya keracunan dari makanan itu.

[Baca juga: Inilah Beberapa Makanan Penyebab Diare]

Selalu Mencuci dan Membersihkan

Salah satu penyebab keracunan makanan adalah juga dari bahan yang kita konsumsi yang kurang terjaga kebersihannya. Sebagai contoh sayuran dan buah-buahan. Hal ini sebagaimana yang dipaparkan dalam sebuah penelitian di CDC (Centers for Disease Control and Prevention) yang menjumpai sebanyak 46% penyakit bawaan makanan disebabkan dari buah, sayur, dan kacang-kacangan yang kurang bersih. Tak sedikit jenis bakteri acap ditemukan secara alami pada permukaan/kulit buah dan juga sayuran.

Oleh sebab itu, alangkah lebih baik jika kita selalu mencuci berbagai jenis makanan yang hendak dikonsumsi.

Jangan Meninggalkan Sisa Makanan

Mendiamkan dan meninggalkan makanan pada suhu kamar selama berjam-jam, baik itu di rumah ataupun di restoran, menjadi salah saut tabiat kurang baik karena ia bisa memunculkan racun makanan. Spora ataupun racun yang dikeluarkan oleh bakteri, sering ditemukan pada makanan yang diidamkan tersebut. Apalagi suhunya berada di antara 5 hingga 60 derajat celcius.

Bakteri utama yang menjadi penghasil spora, yaitu penyebab paling umum terjadinya keracunan makanan adalah  clostridium perfringens. Sedangkan penyebab lainnya bisa muncul dari bakteri bacillus, yaitu yang biasanya bisa ditemukan di jenis makanan berujud nasi, sup, ataupun saus yang tersisa.    Oleh karenanya, sikap menghindar dari jenis makanan tersisa itu sangat dibutuhkan demi mencegah terserangnya keracunan.

[Baca juga: Inilah Beberapa Bagian Rumah Yang Menjadi Sarang Kuman dan Bakteri]

Panaskan Kembali Sisa Makanan

Menyiasati pada nomor sebelumnya, agar sisa makanan tidak lantas mubazir karena terbuang, maka ada cara yang disarankan, yaitu agar memanaskan pun menghangatkannya kembali.   Karena ada sebagian jenis bakteri yang bisa tewas ketika dimasak.     Hanya saja spora mereka tetap mampu hidup dan berkembang bila ditinggalkan pada suhu kamar. Jadi usai dipanaskan, tetap masukan makanan itu ke dalam kulkas guna menyimpannya.

Begitu pula saat memanaskan makanan sejenis nasi, maka pastikan sampai mengepul keluar asap pada saat dipanaskan. Hal ini dimaksudkan guna memastikan matinya bakteri pada nasi tersebut.

Waspada pada Jenis Daging Cincang

Daging cincang memiliki kadar tak aman terutama pada proses penggilingannya, pasalnya ada kemungkinan meningkatnya bakteri pada proses itu.

Hal ini akan diperparah ketika sang juru masak juga belum terampil mengolahnya. Karena jika tidak benar cara olahnya, maka bisa jadi daging hanya matang di bagian luarnya saja, tapi mentah di bagian tengah dan dalamnya.

Waspada pada Unggas Kurang Masak

Sebagaimana pada jenis daging cincang, waspadai pula pada masakan unggas demi terhindar dari keracunan makanan. Hal yang perlu dipahami adalah bawa jenis unggas, misalnya ayam (mentah), ia memiliki bakteri bawaan berujud campylobacter, yaitu sebuah bakteri yang telah terbukti menjadi penyebab 500.000 kasus keracunan makanan di negara Inggris.

Selain ayam, itik juga menjadi bagian unggas lain yang juga acap terkontaminasi oleh bakteri campylobacter ini. Oleh karenanya, demi terhindar dari keracunan, silakan memastikan cara memasaknya hingga benar-benar matang. [uth]

Sumber Rujukan:
[1] Ini Dia, Lima Cara Untuk Menghindari Keracunan Makanan; intisari-online.com, diakses pada 12 April 2016
[2] Gambar ilustrasi; pixabay.com, diakses pada 12 April 2016

Berbagi dan Diskusi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here