Bagaimana Cara agar Tak Mudah Tersesat ketika Mendaki Gunung?

0
711
Bagaimana Cara agar Tak Mudah Tersesat ketika Mendaki Gunung

MENDAKI GUNUNG meruapakan aktivitas yang bagi sebagian orang bukan saja menjadi hobi, lain dari itu ia juga menjadi kegiatan yang dilakukan dengan banyak tujuan. Ada yang memang mendaki gunung itu karena memang sebuah pekerjaan, misalnya petugas kehutanan, petugas pemetaan, atau bisa pula aktivis lingkungan hidup. Namun terlepas dari itu semua, kenyataannya masih banyak peristiwa tersesat saat pendakian.

[Baca juga: Letusan Gunung Samalas –Barujari di Lombok Lebih Dahsyat dari Tambora dan Krakatau]

Tak Tahu Medan Pendakian

Di samping kurangnya persiapan, penyebab tersesat ketika naik gunung yang paling mudah diketahui adalah karena pelaku tak mengenal medan dan area yang sedang didaki. Karenanya guna mengatasi hal tersebut dibutuhkan persiapan matang dan juga pemetaan jalur, dan juga estimasi waktu yang lazim. Persiapan di sini bukan saja tentang bahan logistik berupa bekal makan, namun juga peralatan memadai, salah satu contohnya adalah kompas.

Dan yang paling penting dari itu adalah menerapkan pula manajamen resiko, salah satunya apabila tersesat di tangah perjalanan.

Apa Langkah yang Harus Diambil?

Panik menjadi keadaan yang tak menguntungkan dalam segala suasana. Baik dalam pekerjaan, kegiatan olah raga, ataupun melakukan pendakian.

  • Putuskan Langkah Tujuan

Menyikapi tersesat dalam pendakian, ada dua opsi yang bisa diambil. Pertama, kembali ke titik awal sebelumnya, atau kedua adalah meneruskan langsung menuju puncak. Keputusan dalam mengambil keputusan melangkah ini bergantung dari posisi pendaki yang tersesat. Sudah sampai mana, apakah lebih dekat ke puncak, ataukah masih jauh. Apakah lebih dekat ke titik sebelumnya, atau sudah melangkah jauh. Jika ini dilakukan maka besar kemungkinan solusi akan diperoleh. Kalaupun tak bertemu orang lain, bisa saja akan berjumpa dengan tim SAR dan tentunya akan lebih memudahkan mereka menemukan kita.

[Baca juga: Cara Memanfaatkan Daun Singkong Untuk Pengobatan]

  • Cari Ruang Terbuka dan Beri Tanda

Ketika keadaan memang sudah tak memungkinkan kita berbuat sesuatu, misalnya hujan atau hari sudah mulai gelap, silakan mencari ruang terbuka guna beristirahat. Selain itu, beri pula tanda yang bisa dilihat dari atas. Misalnya memasang tenda dengan warna menyala, atau bisa juga membuat susunan batu pun kayu dengan bentuk tulisan nama pendaki.

Sengan memilih tempat terbuka ini, selain lebih aman untuk menginap juga memudahkan orang lain dalam melacak dan mengetahui jejak.

  • Kenali Kondisi Alam & Lingkungan

Mengetahui ilmu alam dan juga mengenali lingkungan menjadi hal yang sangat penting dalam pendakian. Karena dengan kemampuan pengetahuan dan pengenalan itu, ada banyak solusi yang bisa diperoleh. Sebagai contoh adalah mengetahui ilmu perbintangan, tentu akan bisa menentukan mana arah mata angin. Begitu pula ketika mengenali lingkungan, ambil saja contohnya jika melihat pohon yang ditumbuhi lumut, maka ada kemungkinan kita sedang menghadap ke timur.

[Baca juga: Apa saja Manfaat Daun Pepermin itu?]

Survival

Ketika tersesat dalam waktu lama, tentu akan kehabisan perbelakan makanan. Guna mengatasi hal tersebut, silakan mencari daun-daun muda untuk dikonsumsi.  Hal ini dilakukan tentu dengan mengetahui jenis dedaunan yang layak dimakan. Karenanya, silakan pelajari dan kenali area gunung yang didaki sebelum melakukan pendakian, termasuk mengenali jenis-jenis vegetasi yang bisa dikonsumsi. [uth]

Sumber Rujukan:
[1] Lakukan Hal-hal Ini Jika Tersesat di Gunung, nationalgeographic.co.id, diakses pada 26 Agustus 2016
[2] Gambar ilustrasi; pixabay.com, diakses pada 26 Agustus 2016

Berbagi dan Diskusi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here