Bagaimana Cara Merawat Helm agar Tetap Aman dan Nyaman Dikenakan?

0
640
Bagaimana Cara Merawat Helm agar Tetap Aman dan Nyaman Dikenakan

HELM sebagai bagian pelindung bagian kepala kadang masih dipandang sebelah mata oleh sebagian pengendara kendaraan bermotor. Buktinya tak sedikit yang masih mengabaikan dan hanya akan mengenakan helam ketika jalanan yang mereka lalui cenderung dijaga dan atau berpapasan dengan petugas lalu-lintas jalan raya.

Helm sebagai salah satu bagian dari keamanan berkendara menjadi hal penting karena itu menyangkut keamanan banyak orang, baik pengendara itu sendiri, ataupun orang lain yang sedang melintas ataupun berada di sekitar jalan raya. Lalu bagaimana cara merawat helm itu agar tetap nyama dipakai dan enak dikenakan?

Memerhatikan Buku Petunjuk

Pada saat membeli helm baru, buku petunjuk bukan saja hanya difungsikan sebagai pelengkap suku cadang. Melainkan harus dibaca segala informasi yang ada di dalamnya, misalnya mengenai cara perawatan yang tepat karena dengan bahan dasar tak sama bisa jadi antara helm satu dan lainnya tak selalu sama pula dalam hal merawatnya. Sehingga, sekali lagi bacalah buku petunjuk itu secara saksama, sehingga kita mengerti hal-hal yang harus dilakukan, mana yang boleh, dan mana yang tidak.

[Baca juga: Apa Saja Yang Harus Diperhatikan Sebelum Melakukan Kredit Kendaraan Bermotor?]

Menjemur Helm

Jika matahari sedang terik, tiada salah menjemur helm di bawah sinar matahari. Pasalnya, ada aroma tak sedap dan akan bisa menetap dalam waktu lama apabila bagian dalamnya  tidak terkena sinar matahari.

Usahakan untuk menjemur helm secara rutin, misalnya seminggu satu kali. Yaitu dengan menaruh helm berposisi terbalik serta dibuka kaca pelindung dan beberapa saluran ventilasi, sehingga akan bisa optimal dalam mengusir aroma tak sedap itu.

Membuka Kaca Penutup

Ketika tak sedang dipakai, sila buka bagian kaca penutup helm, khususnya pada jenis  helm full face. Tujuanya selain agar ada sirkulasi udara lebih baik di dalamnya,  adalah juga untuk menyingkirkan aroma tak sedap yang disebabkan oleh keringat yang muncul pada saat berkendara. Saat tak dikenakan itu, disarankan untuk menaruh helm dengan posisi terbalik.

[Baca juga: Kenapa Ban Kendaraan bisa Benjol?]

Penyerap Aroma

Masih dalam kondisi tak sedang dikenakan, sila meletakkan penyerap aroma dan juga kelembaban. Ini bisa Anda dapatkan di beberapa toko perlengkapan sifty riding. Kemudian ingat juga, bahwa saat menjemur itu, sila pilih tempat yang bersih dan bebas dari tebaran debu, sehingga kondisinya tetap bisa baik.

Poles Bagian Luar Helm

Masih dari toko, sila dapatkan pula cairan pembersih khusus untuk bagian luar helm. Kemudian dengan cairan itu, sila poles bagian luar helm itu secara rutin. Atau kalau memang susah mendapatkan cairan pembersih itu, bisa juga cukup dengan mengusapnya menggunakan kain basah.

Hal ini dilakukan karena selain mampu menjaga kebersihan helm dan juga kepudaran warnanya, adalah juga untuk meminimalisir adanya  kotoran pun debu menempel.

Hindari Menggantung pada Bagian Dalamnya

ketika semua sudah dilakukan, pada saat menyimpan helm yang sedang tak dikenakan, hindari mencatelkan atau menggantungkannya menggunakan bagian dalam helm, karena langkah itu bisa mengakibatkan helm cepat rusak.

Menggantung pun mencantelkan helm menggunakan bagian dalam ini kenyataannya masih banyak dijumai, sebagai contoh adalah helm yang digantung pun dicantelkan pada bagian setang atau spion motor. Alih-alih melakukan hal itu, sila manfaatkan tali yang biasanya sudah disediakan pada sisi bagian helm guna menggantungnya, atau jika Anda memiliki jaring, silakan menggunakannya untuk kemudian helm tersebut diletakkan pada jok sisi belakang. [uth]

Sumber Rujukan:
[1] Menjaga Helm Tetap Nyaman; Kompas Cetak Klasika hal 24, terbit Rabu 12 Oktober 2016.
[2] Gambar ilustrasi; pixabay.com, diakses pada 13 Oktober 2016.

Berbagi dan Diskusi

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY