Inilah Beberapa Jenis Sakit Kepala Yang Penting Diketahui

6
1656
Inilah Beberapa Jenis Sakit Kepala Yang Penting Diketahui

Seiring usia bertambah, bisa jadi daya tahan tubuh tak lagi sekuat sewaktu masih muda ataupun remaja. Atau bahkan sudah tak sehebat sewaktu masih kanak-kanak. Bayangkan saja ketika terkena gerimis dan air hujan, bisa jadi dahulu saat masih kecil justru kita akan gembira melepas baju dan celana lalu berlarian dalam naungan derasnya hujan. Buntutnya pun tiada efek berarti selain rasa bahagia tersebut. Lalu bandingkan dengan kondisi usia yang kian dewasa dan juga menua. Tentu saja akan jauh berbeda. Adakalanya malah akan langsung jatuh sakit walau baru terkena gerimis di bagian kepala saja. Entah sakit batuk, pilek, panas-dingin, pusing, sakit kepala, dan lain sebagainya. [Baca juga: Inilah Beberapa Asupan Penambah Imunitas Saat Terserang Batuk dan Pilek]

Pusing dan Sakit Kepala

Berbicara mengenai pusing dan sakit kepala, ia merupakan rasa yang tak bisa disepelekan. Pasalnya, selain mengakibatkan terbengkelainya pekerjaan, bisa jadi sakit kepala itu merupakan pertanda adanya penyakit lain yang juga tak bisa diremehkan.

Secara umum, sakit kepala bisa dibedakan dalam dua golongan. Yang pertama adalah sakit kepala primer, dan yang kedua merupakan sakit kepala sekunder.

  • Sakit Kepala Primer

Penyebab sakit kepala primer memang belum begitu banyak diketahui secara pasti. Namun ada yang memaparkan bahwa hal itu dipicu oleh keadaan struktur-struktur di sekitar kepala yang terlalu sensitif terhadap nyeri. Sebagai contoh adalah otot di sekitar kepala dan leher, zat kimia di dalam otak, pembuluh darah, saraf, kulit kepala, dan masih banyak lagi.  Dan mengenai faktor genetik –keturunan– ternyata juga memiliki peranan penting sebagai faktor penyebabnya.

Berikut adalah beberapa jenis nyeri pada sakit kepala primer;

  1. Tipe Tension, ini adalah sakit kepala yang pada umumnya dilatarbelakangi oleh faktor stres.  Indikasi rasa sakit nya dirasakan pada seluruh kepala, misalnya merasakan tegang layaknya diikat, atau tertimbun satu beban berat.
  2. Migrain, merupakan jenis sakit kepala primer yang bisa dicetuskan oleh banyak faktor. Memiliki indikator rasa nyeri berdenyut pada satu sisi kepala saja.
  3. Tipe Cluster, yaitu satu jenis nyeri kepala sebelah yang umumnya juga disertai oleh mata  yang mengeluarkan air, dan juga hidung yang tersumbat pun mengeluarkan banyak lendir.
  • Sakit Kepala Sekunder

Kebalikannya, penyebab terjadinya sakit kepala sekunder biasanya adalah karena terdapatnya satu penyakit yang memiliki rangsangan terhadap saraf nyeri pada sekitar kepala.

Berikut ini adalah beberapa jenis penyakit yang mampu mendasari terjadinya sakit kepala sekunder;

  1. Penyakit  THT alias telinga hidung dan tenggorokan. Ada banyak macamnya, misalnya sinusitis, infeksi telinga, flu dengan disertai hidung atau telinga tersumbat), dan masih banyak lagi.
  2. Penyakit di otak. Pembuluh darah otak yang memiliki kelainan, misalnya tumor otak, , aneurisma, kelainan arteri dan vena, sumbatan vena, stroke sumbatan ataupun stroke perdarahan, infeksi otak (meningitis, ensefalitis, toksoplasmosis), trauma pada kepala  baik yeng berupa gegar otak ataupun benturan pada kepala.
  3.  Masalah Gigi, khususnya gigi berlubang.
  4. Sakit pada mata, misalnya terjadinya benturan, glaukoma, dan alin sebagainya
  5. Keracunan karbon monoksida.
  6. Kelainan pada saraf wajah (trigeminal neuralgia).

Mengingat ada banyak penyebab terjadinya sakit kepala, tentu semua itu bisa dibedakan dan dikategorikan ke dalam banyak warna. Maka di bawah ini tersajikan pula beberapa hal yang bisa dijadikan patokan, mana yang butuh perhatian khusus, dan mana pula yang bisa dianggap tak begitu membahayakan.

Tingkatkan kewaspadaan

Berikut adalah beberapa hal yang musti diwaspadai;

  • Terjadinya penurunan kesadaran, salah satu indikasinya adalah berbicara kacau ataupun pingsan
  • Berkondisi demam yang sangat tinggi. misalnya pada level melebihi atau sama dengan 39oC
  • Pengelihatan mata merasa terganggu, mengalami kesulitan dalam berjalan
  • Terjadinya lemah atau kelumpuhan pada sebelah anggota gerak tubuh
  • Perut terasa mual dan muntah
  • Leher terasa kaku

Konsultasikan ke Ahli Medis

Selain hal-hal di atas, ada pula beberapa hal lainnya yang tetap membutuhkan perhatian, salah satunya adalah mengonsultasikannya kepada dokter, perawat, ata siapa saja yang kompeten terhadap medis.

  • Intensitas kemunculan sakit kepala semakin sering dan semakin bera.
  • Sakit kepala terjadi lebih dari 24 jam.
  • Tak berkembang membaik meski telah mengonsumsi obat pereda sakit kepala.
  • Ada riwayat kanker pada keluarga ataupun diri sendiri.
  • Menjadi penyebab depresi.
  • Sakit akibat benturan pada kepala.
  • Mengganggu saat beraktivitas serta saat sedang istirahat tidur.
  • Muncul sakit kepala pada saat usia telah melebihi 50 tahun.

Demikian tentang sakit kepala yang dirasakan oleh tak sedikit orang di seputar kita. [uth]

Sumber Rujukan:

[1] Cara mengenali jenis sakit kepala yang Anda alami klikdokter.com Diakses pada 20 Mei 2015
[2] Gambar ilustrasi, pixabay.com Diakses pada 20 Mei 2015

Berbagi dan Diskusi

6 COMMENTS

  1. […] Daftar Isi1 Pusing dan Sakit Kepala1.1 Sakit Kepala Primer1.2 Sakit Kepala Sekunder2 Tingkatkan kewaspadaan3 Konsultasikan ke Ahli Medis3.1 Sumber Rujukan: Seiring usia bertambah, bisa jadi daya tahan tubuh tak lagi sekuat sewaktu masih muda ataupun remaja. Atau bahkan sudah tak sehebat sewaktu masih kanak-kanak. Bayangkan saja ketika terkena gerimis dan air hujan, bisa jadi dahulu …  […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here