Mengenal Penyakit Asma Lebih Dekat

4
1445
Mengobati penyakit asma, gejala penyakit asma
Mengenal Gejala dan pengobatan penyakit asma

Asma menjadi salah satu momok bagi siapapun. Penyakit ini pada prinsipnya merupakan penyakit alergi yang ditandai dengan respon penyempitan cabang jalan nafas pada paru-paru (bronkus). Batuk dan sesak nafas menjadi bentuk yang paling dirasakan oleh pengidap penyakit ini. Pengidap asma terkadang merasakan gejala nafas yang berbunyi, seperti nafas kucing. Batuk yang melekat pada pengidapt penyakit ini dapat berupa batuk kering maupun berdahak. Asma umumnya merupakan penyakit genetik, atau diturunkan. Hal ini menyebabkan orangtua yang memiliki sejarah keluarga yang mengidap penyakit ini perlu mewaspadai kemungkinan keturunan yang mengidap penyakit serupa.

Penyebab sakit asma beragam, seperti atopi dan lingkungan. Atopi adalah situasi hipersensitif terhadap sesuatu yang menjadi pencetus alergi (alergen). Inilah yang umumnya dturunkan secara genetik dari orangtua penderita penyakit ini. Anak akan lebih banyak mmiliki kemungkinan untuk mengidap atau terserang asma dibandingkan dengan orang dewasa.

Situasi lingkungan menjadi salah satu sebab atau pencetus kambuhnya penyakit ini.  Saat pengidap menghadapi alergen pencetus maka asma akan dapat kumat saat itu. Pencetus akan berbeda pada masing-masing pengidap, seperti debu, jenis makanan tertentu, stress, kegelapan dan kecapaian. Namun, hal tersebut juga dapat disebabkan oleh situasi seperti suhu dingin. Pada beberapa pengidap, obat menjadi pencetus yang mujarab memunculkan sesak nafas.

Pengobatan asma sangat tergantung dengan kadar dan tingat penyakit tersebut. Pada tingkat yang berat atau akut yang ditandai dengan serangan mendadak dan sesak nafas berat, dokter akan memberikan terapi nebulasi. Terapi ini dilakukan dengan memberikan obat melalui penguapan. Pengobatan dapat juga dilakukan dengan pelebaran jalan nafas (bronkodilator) atau dengan mengurangi dahak yang mencegah pernafasan (antikolonergik).

Dokter akan memberikan oat ringan pada pengidap penyakit pada tahapan ringan. Hal ini bertujuan untuk mengendalikan kemungkinan terjadinya serangan pada pengidap. Hal paling penting diperhaitikan oleh pengidap penyakit ini adalah bagaimana menghindari penyebab yang memicu kambuhnya penyakit ini.

Pengidap asma perlu mengenali hal-hal yang menyebabkan asma kambuh. Hal ini tentu berbeda-beda pada setiap orang. Pengidap perlu mencermati hal-hal yang dapat memicu alergi, seperti debu dan dingin. Hal ini dapat mencegah dan mengurangi resiko kambuhnya penyakit asma.

Berbagi dan Diskusi

4 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here