Kandungan Gizi dalam Ceker Ayam

23
3037
Makanan ceker ayam
Makanan ceker ayam

Ceker ayam adalah satu jenis makanan yang kadang diremehkan karena keberadaannya acapkali dihadirkan sebatas pelengkap saja, sebagai contoh adalah pelengkap pada sayur sup ataupun campuran pada gudeg. Karena nasibnya hanya sebagai pelengkap, maka tak heran jika di sebagian tempat akan sedikit susah untuk bisa menemukan makanan berujud seker ayam ini. Namun bagi mereka yang gemar nongkrong sambil makan pun minum di angkringan tentu tak akan menemukan kendala dalam menikmati cakar ayam, pasalnya hampir semua HIK ataupun angkringan (wedangan), utamanya di Yogyakarta pun Surakarta  akan tetap menyediakannya.

Masih Menjadi Hal Tabu

Pada satu adat, misalnya adat Jawa, makan ceker ayam kadang menjadi tak layak dilakukan pada satu perjamuan resmi, dan akan lebih pantas dilakukan oleh anak-anak kecil di rumah. Oleh karenanya secara tidak langsung orang memiliki anggapan bahwa mengkonsumsi ceker ayam sebaiknya jangan dilakukan terlalu sering.

Hal di atas tentu saja tak berlaku bagi para penggemar ceker ayam, baik tua pun muda jika telah terlanjur menggemari konsumsi ceker ayam, maka bukan tidak mungkin akan selalu disertakan cakar ayam pada menu makanan sehari-harinya.

Tekstur Unik dengan Rasa Gurih

Dikategorikan tak pantas dihidangkan dalam jamuan resmi bisa jadi karena pada masa hidupnya, ceker hanya digunakan ayam untuk mengkorek-korek makanan yang telah berada di tanah dan bahkan juga di comberan, sehingga efek jijik lebih cenderung dijadikan alasan untuk tak menyuguhkannya. Namun bagi sebagian orang hal itu tak berlaku, pasalnya justru tekstur yang unik serta rasa yang gurih dari ceker ayam malah membuat penggemarnya dimanjakan dengan sensasi khas. Lain dari itu banyak ahli kesehatan juga memaparkan bahwa mengkonsumsi ceker ayam bukanlah sebuah ide yang buruk sebab ceker ayam memiliki kandungan gizi yang berdampak baik bagi kesehatan tubuh.

Kandungan gizi dan manfaat ceker ayam

  • Kandungan Kartilago

Pada ceker ayam terdapat kandungan kartilago yang berguna untuk mengatasi sakit yang disebabkan oleh arthritis. Nutrisi yang terdapat pada ceker ayam diantaranya adalah; protein, kolagen, dan kartilago. Kartilago ini adalah kandungan gizi yang berperanan besar dalam pergerakan sendi-sendi dalam tubuh karena memiliki nutrisi esensial yang dibutuhkan tubuh dalam menjaga kelancaran pada sendi-sendi. Ketersediaan kartilago inilah yang berkhasiat demi meminimalisir rasa sakit akibat arthritis dan sakit pada sendi.

Kebiasaan orang-orang Cina yang selalu memasukan ceker ayam ke dalam sup, salah satunya alasannya adalah karena memiliki khasiat bisa memperlancar pergerakan sendi tersebut.

  • Kandungan kolagen yang tinggi

Tentang ceker ayam yang memiliki kandungan kolagen tinggi dibuktikan pada sebuah penelitian yang dilakukan di Taiwan. Dari hasil penelitian ini tak pelak keberadaan ceker ayam dapat dijadikan sebagai sumber zat kolagen alternatif selain daging sapi dan ikan laut. Sebagai kelanjutan penelitian, saat ini para ilmuwan tengah mengerjakan sebuah proyek berisi cara menemukan tekhnik terbaik untuk mengestrak kolagen pada ceker ayam. Kolagen adalah zat yang memiliki banyak manfaat, diantaranya adalah kemampuannya untuk meremajakan kulit sehingga kulit akan terlihat lebih awet muda.

Lain dari kolagen, ceker ayam juga memiliki manfaat untuk menguatkan sistem pembuluh darah agar peredaran darahnya dapat menjadi lebih lancar.

  • Kandungan zat kapur

Ceker ayam juga memiliki kandungan zat kapur yang baik untuk mengatasi reumatik, oleh karenanya para penderita reumatik sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi ceker ayam.

Melihat beberapa kandungan dan manfaat yang ada pada ceker ayam, maka bukan satu keburukan mengkonsumsi ceker ayam.  Jadi, bagi anda penggemar ceker ayam yang masih malu-malu, alasan-alasan di atas semoga membuat Anda semakin percaya diri dalam menikmatinya. [uth]

Sumber Rujukan;

[1] Gizi dan Manfaat Mengkonsumsi Ceker Ayam bidanku.com Diakses pada 25 Oktober 2014

[2] Gambar Ilustrasi data.tribunnews.com Diakses pada 25 Oktober 2014

Berbagi dan Diskusi

23 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here