Inilah jenis Tempat Wisata, Manakah yang belum Anda Kunjungi?

2
1118

Setiap orang tentu ingin berwisata. Beberapa orang bahkan menyiapkan waktu khusus untuk melakukan aktivitas tersebut. Wisata perlu dilakukan guna menyelingi pelbagai aktivitas, pekerjaan dan kesibukan lainnya yang menyita waktu. Berwisata menjadi salah satu kebutuhan tersier yang juga perlu diperhatikan. Wisata menjadi salah satu kebutuhan psikologis untuk mengurangi kelelahan emosional akibat bekerja dan aktivitas lainnya. Tak heran jika banyak lokasi wisata dipenuhi oleh pengunjung pada waktu liburan.

Aktivitas berwisata juga membutuhkan perencanaan yang baik. Perencanaan wisata perlu dilakukan agar tujuan wisata dapat diperoleh dengan maksimal. Selain menyiapkan bermacam kebutuhan, menentukan tujuan wisata juga menjadi hal yang wajib untuk dilakukan dalam perencanaan. Menentukan tujuan wisata tidak saja menentukan apa yang akan dinikmati, melainkan juga terkait dengan persiapan lainnya.

Berikut adalah beberapa jenis lokasi wisata, manakah di antaranya yang belum Anda kunjungi?

1. Wisata Rekreasi

Melakukan wisata untuk tujuan rekreasi biasanya dilakukan untuk beberapa hal, seperti relaksasi (menurunkan/menghilangkan ketegangan), liburan untuk membangun kedekatan dengan keluarga atau pasangan, atau hanya sekedar untuk menghilangkan rasa bosan. Untuk hanya sekedar rekreasi tidak sulit menentukan pilihan, karena sekarang ini sudah banyak terdapat lokawisata atau wahana wisata di setiap daerah, bahkan mungkin ada di daerah kita sendiri. Kebun binatang, kolam renang, lokawisata alam, taman kota, atau tempat lain seperti kolam pemancingan. Tinggal pilih saja tempat yang sesuai dengan waktu dan jarak yang memungkinkan.

2. Wisata Pendidikan

Melakukan wisata untuk tujuan pendidikan, pilihannya adalah ke tempat atau daerah yang memiliki sumber pengetahuan yang dapat digali. Pengetahuan bisa didapatkan dengan cara melihat atau mendengarkan sesuatu. Namun, pengetahuan yang bisa dengan mudah dipahami adalah dengan pengalaman, atau mengalami melakukan suatu kegiatan. Tempat-tempat itu seperti situs budaya, peninggalan sejarah, museum, pusat kebudayaan, galeri kesenian, laboratorium alam, atau tempat lain yang memiliki perbedaan dengan daerah asal kita. Jika kita bisa mencoba untuk melakukan hal baru di tempat-tempat tersebut, itu adalah nilai tambah untuk menjadikan kita memiliki pengetahuan baru. Karena dengan mengalami suatu kegiatan, kita akan dapat dengan mudah memahaminya.

3. Wisata Petualangan

Wisata petualangan biasanya diminati oleh orang-orang yang senang mencoba hal baru, atau yang menantang ketakutan pada dirinya sendiri(uji adrenalin). Wisata petualangan biasanya juga diminati oleh orang yang mempunyai target atau prestasi yang ingin didapatkannya sebagai output dari kegiatan wisata itu sendiri. Seperti mendaki gunung, mengarungi sungai dengan arung jeram, bepergian dengan cara backpacker, menyelam di laut, atau bepergian ke daerah pedalaman.

4. Wisata Religi

Disebut sebagai wisata religi, karena kegiatan atau perjalanan wisata ini adalah ke tempat atau daerah yang memiliki unsur religiusnya. Seperti berkunjung ke tempat-tempat ibadah, berkunjung ke situs-situs peninggalan budaya, mencoba menelusuri sejarah peradaban, atau menyaksikan upacara dan ritual adat. Wisata religi biasanya dilakukan karena rasa keingintahuan yang kuat pada sesuatu hal. Sehingga mendorong seseorang untuk mau mempelajarinya lebih dalam, atau ingin mengalami hal yang membuat dirinya penasaran.

5. Wisata Minat Khusus

Bagi orang yang memiliki selera tinggi pada sesuatu yang bersifat eksklusif, dia akan mencari sebuah pengalaman berbeda dengan yang orang lain biasanya alami. Karena itu, pilihan untuk menentukan tujuan tempat wisata juga mencari tempat yang pasti berbeda dari yang lainnya. Selain pilihan tempat, rangkaian aktifitas juga akan dibuat seunik mungkin mengikuti imajinasinya. Jika anda menginginkan wisata seperti ini, maka jangan mencari informasi pada penyedia jasa wisata. Tapi cobalah untuk membuat rencana sendiri dan mencari tempat yang belum banyak orang tahu. Dengan begitu anda bisa mengemas cerita pengalaman wisata anda sendiri yang tidak dialami oleh banyak orang.

Sumber Gambar: Pixabay.com

Berbagi dan Diskusi

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here