Pentingnya Pendidikan Seks Bagi Remaja

4
1514
pixabay.com

Rasa keingintahuan yang dimiliki oleh seorang remaja, sering kali menjadikan remaja ingin melakukan banyak hal. Tak terkecuali dengan perilaku seksualitas yang terus berkembang. Yang berawal dari dorongan dalam dirinya karena perkembangan hormon secara alami. Banyaknya remaja yang melakukan penyimpangan dalam perilaku seksualitasnya, adalah karena pemahaman tentang seks yang kurang tepat atau bahkan salah.

Selain faktor biologis karena perkembangan hormon, faktor psikologis juga berpengaruh besar dalam perkembangan seksualitas seorang remaja. Rasa keingintahuan yang besar dan dorongan untuk memenuhi hasrat seks yang dimiliki oleh seorang remaja, menjadikan remaja rentan terhadap pengaruh buruk yang mungkin didapatkan dari lingkungannya. Pergaulan dan media, memiliki pengaruh yang besar pada banyaknya remaja yang melakukan penyimpangan seks. Hal ini terjadi karena kurangnya filter yang menyaring informasi tentang seks yang didapatkan oleh remaja.

Di sisi lain, masih banyak orangtua yang menganggap tabu ketika harus membicarakan tentang seks dengan anaknya. Kesadaran akan pentingnya memberikan pendidikan seksual pada anak masih sangat rendah. Hal ini semakin diperparah dengan perhatian orangtua yang kurang pada perubahan perilaku anaknya yang telah menginjak usia remaja [ [intlink id=”4467″ type=”post”]Mengenal Perilaku dan Perkembangan Seksualitas Pada Remaja[/intlink] ]. Dengan pendidikan seks yang baik, remaja akan terhindar dari pemahaman yang salah tentang perkembangan seksualitasnya. Hal ini akan mampu mencegah remaja melakukan perilaku-perilaku seks yang menyimpang. Pendidikan seks bisa diberikan oleh orangtua dalam lingkup pendidikan keluarga dan guru dalam lingkup pendidikan di sekolah.

Hal apa saja yang bisa didapatkan remaja dari pendidikan seks yang baik?

Pemahaman tentang pertumbuhan dan perkembangan biologis remaja

Faktor perkembangan hormon dalam diri seorang remaja, akan berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan fisiknya. Menstruasi dan tumbuhnya payudara pada remaja perempuan. Mimpi basah, pertumbuhan organ seksual dan tumbuhnya rambut pada bagian-bagian tubuh tertentu bagi remaja laki-laki. Merupakan perkembangan fisik secara alami yang akan menimbulkan banyak pertanyaan bagi seorang remaja. Pertanyaan-pertanyaan ini terus muncul tanpa mendapat pemahaman yang baik, karena banyak orangtua yang kurang perhatian terhadap pertumbuhan dan perkembangan biologis anaknya. Mereka beranggapan bahwa hal ini adalah sesuatu yang biasa dan tidak perlu dikhawatirkan.

Rasa keingintahuan untuk mendapatkan jawaban dari banyaknya pertanyaan yang muncul, akan mendorong remaja untuk mencoba hal-hal baru yang berhubungan dengan perkembangan seksualitasnya. Hal ini dilakukan untuk memenuhi rasa keingintahuan dan dorongan hasrat seksual yang muncul dari dalam dirinya. Dalam tahapan ini, penting bagi orangtua untuk memberikan pemahaman tentang pertumbuhan dan perkembangan biologis seorang remaja, serta pemahaman tentang perkembangan seksualitas yang baik. Dengan begitu remaja akan terhindar dari pemahaman salah yang didapatkan dari sumber yang kurang tepat.

Pemahaman terhadap fungsi-fungsi alat reproduksi

Selain hormon yang terus berkembang dalam diri seorang remaja, sistem organ reproduksi yang dimiliki juga akan mengalami perkembangan secara alami. Pengenalan terhadap fungsi-fungsi alat reproduksi yang dimiliki, baik oleh remaja laki-laki maupun remaja perempuan. Akan menghindarkan remaja pada perilaku menyimpang, menggunakan alat reproduksinya yang tidak sesuai dengan fungsi dari sistem organ reproduksi yang dimiliki.

Kasus sodomi dan perilaku homoseksual yang akhir-akhir ini terjadi, merupakan bentuk perilaku penyimpangan seksual yang menggunakan alat reproduksi tidak sesuai dengan fungsinya. Selain faktor psikis atau kelainan orientasi seks yang dimiliki oleh pelaku, pemahaman yang salah juga menjadi faktor penting dalam kasus seperti ini. Bukan tidak mungkin, seorang remaja normal juga akan melakukan perilaku homoseksual, akibat dari pemahaman yang salah tentang fungsi-fungsi organ seksual yang dimiliki. Pendidikan seks yang baik, akan menghindarkan remaja pada perilaku menyimpang seperti ini.

Mencegah perilaku seks bebas dan kehamilan pada usia dini

Pengaruh media pada era milenium sekarang ini, menjadikan remaja dengan mudah untuk mendapatkan informasi-informasi tentang seks yang berasal dari banyaknya sumber. Sumber-sumber informasi yang tidak melewati filter yang baik, akan memberikan pemahaman yang kurang tepat pada seorang remaja. Dorongan untuk pemenuhan hasrat seks dalam diri seorang remaja, jika mendapatkan pemahaman yang salah, akan mengarahkan remaja pada perilaku penyimpangan seksual.

Konsumsi film-film porno dan contoh perilaku seks bebas lainnya yang bisa didapatkan dengan mudah pada jaman serba canggih ini, telah memberikan dampak negatif pada remaja. Banyak remaja yang melakukan hubungan seksual belum pada waktunya, hingga terjadinya kehamilan pada usia dini. Kontrol orangtua, penerapan disiplin pada anak, ketaatan beribadah dan pendidikan seks yang baik. Akan mampu menjadi filter dari banyaknya pengaruh kurang baik, yang dapat berdampak pada pemahaman yang salah terhadap perilaku seksualitas remaja.

Pemahaman terhadap peran sosial yang dimiliki

Peran sosial dalam kehidupan bermasyarakat, sangat penting untuk dipahami oleh remaja sebelum dia mencapai kematangan dalam kedewasaannya. Melalui pendidikan seks, orangtua bisa memberikan pemahaman tentang peran laki-laki dan perempuan di dalam masyarakat. Pemahaman terhadap norma dan hukum yang berlaku di masyarakat, akan mampu menghindarkan remaja pada perilaku seksual yang menyimpang. Karena remaja akan memahami porsinya masing-masing yang bisa dilakukan dalam perannya sebagai laki-laki dan perempuan, yang merupakan bagian dari kehidupan sosial bermasyarakat.

Pendidikan seks bukan hanya tentang pemahaman terhadap hubungan seks yang dilakukan antara laki-laki dan perempuan. Sikap dan perilaku yang baik, serta pemahaman terhadap peran sosial laki-laki dan perempuan dalam lingkungan masyarakat. Akan menjadikan seorang remaja memiliki kematangan sikap dan tindakan, serta mampu menghindarkan diri dari perilaku-perilaku yang menyimpang.

Berbagi dan Diskusi

4 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here