Strategi Membangun Branding Produk

0
207
Gambar ilustrasi pixabay.com

Bagi sebuah produk, baik produk yang dihasilkan dari usaha mikro maupun produk yang dihasilkan dari sebuah perusahaan besar, branding produk merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam pemasaran produk. Tanpa adanya branding, sebuah produk dengan kualitas sebaik apa pun, akan sulit terhubung dengan target konsumen atau pasar.

Terkait dengan branding, sebagian orang selama ini acap keliru dalam memahaminya. Sebagian orang menganggap branding sama dengan brand atau merek yang dimiliki sebuah produk atau perusahaan. Bahkan, sebagian orang masih ada yang menganggap branding sebagai sebuah logo dari sebuah produk. Lebih dari sekadar brand atau merek, branding merupakan keseluruhan kegiatan komunikasi yang dilakukan perusahaan dalam rangka membangun dan membesarkan brand atau merek.

Mengenal Strategi Branding

Ada dua strategi yang digunakan oleh sebuah perusahaan ketika melakukan branding. Pertama, Branding Perusahaan, dimana semua kegiatan komunikasi yang dilakukan oleh perusahaan memiliki tujuan untuk mengenalkan, membangun dan membesarkan merek perusahaan. Tujuannya adalah untuk membangun kepercayaan pasar terhadap sebuah perusahaan. Dengan begitu produk apa pun yang dihasilkan oleh perusahaan tersebut, dengan mudah akan dipercaya konsumen atau pasar.

Kedua, Branding Produk, dimana semua kegiatan komunikasi yang dilakukan oleh perusahaan memiliki tujuan untuk mengenalkan, membangun dan membesarkan brand atau merek produk. Tujuannya adalah untuk menyasar konsumen atau target pasar secara langsung lewat sebuah produk, sehingga tercipta kepercayaan konsumen terhadap produk tersebut. Hal ini sering terjadi, konsumen lebih mengenal sebuah produk, daripada perusahaan produsennya. Nah, pada artikel ini penulis membahas tentang branding produk.

Baca : [ Branding ‘Dagadu’, Inspirasi Tumbuhnya Bisnis Penjualan Kaos Oblong Khas Daerah ]

Unsur Penting Branding Produk

Dalam upaya melakukan branding produk, ada beberapa hal yang perlu kita siapkan secara baik dan matang. Kita harus menyiapkan unsur-unsur pendukung bagi sebuah produk yang akan kita branding, di antaranya :

  • Nama merek produk itu sendiri
  • Logo dan tagline
  • Tampilan visual yang meliputi desain produk dan desain kemasan
  • Foto dan video produk
  • Suara atau nada yang menjadi ikon
  • Duta merek atau lebih dikenal dengan brand ambassador
  • Akun media sosial

Semua unsur ini harus disiapkan dengan baik karena akan menjadi ciri khas bagi sebuah produk. Buatlah agar semua unsur ini mudah dikenali, mudah diingat dan mudah disampaikan kepada konsumen.

Tujuan Branding Produk

Sebelum memulai branding produk, Anda juga sudah harus menentukan tujuan dari branding yang Anda lakukan. Tujuan dari masing-masing perusahaan atau pemilik produk, tentunya berbeda-beda sesuai dengan target yang ingin dicapai. Secara umum, branding produk memiliki tujuan sebagai berikut :

  • Mampu menyampaikan pesan ke pelanggan dengan jelas
  • Memastikan kredibilitas produk dan usaha
  • Mampu menghubungkan target pasar atau konsumen secara emosional
  • Mampu menggerakkan konsumen untuk membeli produk
  • Memastikan terciptanya kesetiaan konsumen

Tips Branding Produk

Selain menyiapkan unsur penting yang dibutuhkan dalam kegiatan branding produk dan menentukan tujuan branding. Tiga hal berikut ini bisa Anda lakukan, agar tujuan branding produk bisa tercapai.

Promosi produk secara gratis

Promosi produk secara gratis sering dilakukan oleh sebuah perusahaan ketika awal mengenalkan produk baru. Tujuannya adalah agar konsumen mengenal terlebih dahulu produk yang ditawarkan, sehingga pada waktu yang akan datang konsumen akan mencarinya lagi.

Tapi promosi produk secara gratis sebetulnya bisa dilakukan secara berkala, artinya tidak hanya ketika awal mengenalkan produk saja. Promosi produk secara gratis bisa dilakukan satu tahun sekali, atau bahkan enam bulan sekali, atau setiap bulan. Tentunya dengan porsi promosi yang ditentukan jumlah produknya. Hal ini lebih efektif, karena akan menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen atau target pasar dan membuat brand yang Anda miliki selalu diingat.

Baca : [ Belajar dari Contoh Iklan, Bagaimana Memasarkan Produk Anda? ]

Aktif dalam kegiatan sosial

Ada beragam kegiatan sosial di sekitar lingkungan perusahaan atau lingkungan pemasaran produk. Terlibat aktif dalam kegiatan sosial dengan membawa brand yang kita miliki, merupakan salah satu cara membangun keterhubungan dengan komunitas lokal.

Jika Anda pernah mendengar istilah “promosi dari mulut ke mulut”, aktif dalam kegiatan sosial bisa membuat orang membicarakan tentang produk yang Anda miliki. Secara tidak langsung, sebetulnya orang sedang mempromosikan brand produk Anda.

Gunakan media sosial secara efektif

Penelitian yang dilakukan oleh We Are Social bekerjasama dengan Hootsuite, pada Januari 2018 mengungkapkan, pengguna media sosial di Indonesia telah mencapai 130 juta orang, atau setengah dari populasi penduduknya. Bagi pemilik produk, Anda harus melihat angka ini sebagai potensi pasar yang bisa disasar untuk branding produk.

Bagi sebagian pemilik produk, media sosial bahkan dimanfaatkan sebagai satu-satunya target pasar dalam penjualan produk. Hal ini menjadi tren di kalangan anak muda saat ini. Mereka membuat produk di rumah, lalu memasarkan lewat media sosial. Menggunakan media sosial secara efektif akan mampu meningkatkan peluang tercapainya tujuan branding produk.

Sumber Rujukan :

[1] Gambar ilustrasi Pixabay.com , diakses pada 3 Agustus 2018

Berbagi dan Diskusi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here