Inilah Cara Memperbarui Paspor Habis Masa Berlaku atau Penuh

0
220
imigrasi.go.id

Mau memperbarui paspor? Ternyata kini urusan satu ini bukan soal yang rumit lagi. Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia sudah mempermudah prosedur pembaruan paspor bagi pemegang baik diakibatkan oleh habis masa berlaku dan lembaran yang penuh. Hal ini tidak berlaku untuk paspor hilang yang pemiliknya harus melalui proses pembuatan berita acara pemeriksaan (BAP). Hal ini juga tidak berlaku bagi anda yang ingin melakukan perubahan data paspor. Perubahan data pastinya akan membutuhkan persyaratan dan verifikasi atas kecocokan data.

[baca juga: cara membuat paspor baru]]

Syaratan Pembaruan Paspor

Bagi anda yang memiliki paspor yang dibuat di atas tahun 2010, pembaruan paspor akan menjadi lebih mudah. Syarat pembaruan paspor hanyalah salinan e-KTP dan Paspor yang lama. Namun, kedua dokumen yang asli perlu dibawa saat pengurusan paspor ini. Paspor lama akan diikutkan sebagai berkas, sementara e-KTP asli hanya perlu ditunjukkan memverifikasi keaslian salinan yang menjadi syarat.

Cara Pembaruan Paspor 

Jika ingin mengganti paspor, pastikan anda mengikuti dulu prosedur berikut ini:

Mengambil Nomor Antrian Pembuatan Paspor

Prosedur ini berlaku bagi anda yang ingin membuat paspor baru, mengganti akibat khilangan atau memperbarui paspor karena habis masa berlaku atau penuh. Pengambilan nomor antrian akan mempermudah anda mendapatkan kepastian saat mengurus paspor. Guna mendapatkan antrian, installah aplikasi “antrian paspor” pada gawai anda. Setelah menginstall aplikasi ini, anda bisa mengambil antrian berdasarkan kantor imigrasi yang anda inginkan atau terdekat sesuai dengan waktu yang anda miliki.

Mengambil Antrian Paspor
Tampilan aplikasi antrian paspor

Apabila anda sudah mengambil antrian, anda akan memperoleh jadwal sekaligus bukti antrian. Bukti antrian berupa nomor umum antrian, waktu dan QR Code. Pastikanlah anda memilih waktu yang tepat dan datang tepat waktu. QR code dalam aplikasi antrian akan dipindai oleh petugas imigrasi dan selanjutkan anda akan diberikan nomor antrian sebenarnya.

Cara Pembaruan Paspor
Contoh QR Code antrian

Mengisi Formulir Pembaruan Paspor

Formulir ini anda akan peroleh secara gratis di kantor imigrasi. Saat mengisi, pastikan anda menggunakan pena dengan tinta hitam. Pastikan anda mengisikan kolom sesuai dengan data sebenarnya dan selengkap mungkin sesuai dengan konteks data pribadi Anda.

Pemeriksaan Data dan Pemotretan

Sesuai dengan nomor antrian, anda akan diminta untuk menghadap ke loket. Di loket, terdapat dua proses yang akan anda lewati, yaitu pemeriksaan data dan dokumen, serta pemotretan. Pemeriksaan data hanya dilakukan dengan memeriksa formulir, pemeriksaan paspor asli dan KTP asli. Selanjutnya, anda akan masuk ke bilik pemotretan. Setiap pembuatan paspor baik baru maupun perpanjangan haruslah melewati fase ini. Astinya, paspor anda akan menggunakan foto terbaru. Pastikanlah anda mempersiapkan diri untuk pemotretan.

Setelah kedua sesi ini, anda akan memperoleh surat bukti pengurusan paspor dan pembayaran. Bukti ini digunakan untuk pengambilan paspor dan pembayaran.

Pembayaran dan biaya pembuatan paspor

Menggunakan surat bukti pengurusan paspor, anda bisa melakukan pembayaran di semua Bank BUMN dan beberapa bank Swasta yang ditunjuk. Kantor Pos adalah opsi lain yang bisa digunakan oleh anda untuk membayar. Biaya pembuatan paspor untuk 48 halaman berkisar pada Rp. 355.000,- yang memuat biaya pencetakan paspor dan input data biometrik.

Lama Pembaruan Paspor

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk pembaruan paspor? Secara umum, kementrian sudah memberikan kepastian bahwa paspor dapat diambil 3 hari setelah pembayaran dilakukan. Anda kini dapat memperkirakan waktu pengambilan yang sangat tergantung pada waktu pembayaran.

Selamat Mencoba

Berbagi dan Diskusi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here