Cara Membuat Pupuk Bokashi dari Sampah Rumah Tangga

0
199
gambar ilustrasi pixabay.com

Pupuk bokashi merupakan salah satu jenis pupuk yang bisa dibuat dengan cepat dan efektif dalam penggunaannya. Jenis pupuk yang pertama kali dipopulerkan di Jepang ini, proses pembuatannya relatif lebih cepat dari pembuatan pupuk kompos biasa.

Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat pupuk bokashi juga mudah didapatkan, kita bisa memanfaatkan bahan yang berasal dari sampah rumah tangga. Sisa sayuran, sisa buah-buahan atau sisa makanan seperti nasi, roti, tulang ikan dan lainnya, bisa dimanfaatkan sebagai bahan untuk membuat pupuk bokashi.

Cara pembuatannya yang mudah dan bisa dilakukan oleh setiap rumah tangga, menempatkan pupuk bokashi sebagai salah satu solusi penanganan sampah rumah tangga. Kita bisa membuatnya sendiri di rumah dan menggunakannya untuk memupuk tanaman di taman atau pekarangan rumah.

Bahan-bahan membuat pupuk bokashi

  • Siapkan sisa sayuran, sisa buah-buahan atau sisa makanan
  • 5 kg dedak atau bisa menggunakan serbuk gergaji
  • 5 kg arang sekam
  • 10 ml EM4
  • 2 sendok gula pasir

Cara membuat pupuk bokashi

  1. Siapkan satu tong plastik ukuran 200 liter, kemudian buat lubang dengan ukuran secukupnya pada bagian bawah. Lubang ini berfungsi untuk mengeluarkan cairan hasil pengomposan.
  2. Rajang atau cacah sisa sayuran, sisa buah atau sisa makanan yang sudah disiapkan. Campurkan dengan dedak atau serbuk gergaji dan arang sekam.
  3. Encerkan 10 ml larutan EM4 dengan 1 liter air, tambahkan dua sendok gula pasir. Kemudian siramkan pada campuran bahan yang telah diproses sebelumnya.
  4. Tutup rapat tong plastik dan diamkan selama 5 – 7 hari. Jika warna dan teksturnya sudah menyerupai warna tanah, maka pupuk bokashi sudah terbentuk dan siap digunakan.

Baca : [ Cara Membuat Pupuk Organik Cair Perangsang Daun dan Buah ]

Selain menghasilkan pupuk organik padat yang bisa digunakan langsung pada media tanam, proses pembuatan pupuk bokashi juga menghasilkan pupuk organik cair. Pupuk organik cair didapatkan dari cairan hasil pengomposan yang keluar dari lubang di bawah tong plastik yang digunakan.

Berbagi dan Diskusi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here