Rahasia Pohon Durian Cepat Berbuah dengan Rasa Terbaik

0
562
Gambar ilustrasi pixabay.com

Pohon durian yang cepat berbuah, saat ini menjadi incaran bagi sebagian besar orang yang ingin menanam pohon durian tanpa perlu menunggu waktu lama untuk panen. Tak jarang, mereka juga memilih membeli bibit pohon durian unggul atau bibit yang sudah berukuran besar, dengan harapan bisa cepat panen.

Selain cepat panen, hasil buah yang memiliki daging tebal dan memiliki cita rasa terbaik juga menjadi salah satu pertimbangan seseorang ketika hendak membeli bibit pohon durian. Buah yang tebal dan rasa yang baik akan meningkatkan nilai ekonomi dari buah durian, karena akan berpengaruh pada minat dan bobot buah durian ketika hendak dipasarkan.

Para petani di Desa Alasmalang, Kecamatan Kemranjen, Banyumas, Jawa Tengah, memiliki cara tersendiri untuk menghasilkan pohon durian yang cepat berbuah dengan cita rasa terbaik. Selain teknik pengembangan bibit dengan okulasi, perawatan tanaman juga menjadi kunci keberhasilan para petani.

Teknik Okulasi Sarakapita

Sebagai upaya untuk mendapatkan bibit durian kualitas unggul, para petani mengembangkan teknik okulasi dengan menggabungkan tiga atau lebih batang tanaman durian unggul. Penggabungan batang tanaman ini dilakukan saat bibit pohon durian berusia muda, antara 1,5 bulan sampai tiga bulan. Bibit durian dari hasil teknik okulasi ini dikenal dengan nama Durian Sarakapita.

Menurut Khadik, salah satu petani durian di Desa Alasmalang, mengembangkan durian sarakapita atau durian berkaki tiga atau lebih, memiliki tujuan untuk mempercepat masa tumbuh tanaman dan mendapatkan cita rasa buah durian yang terbaik.

Dari teknik okulasi ini dihasilkan durian berkaki tiga atau lebih yang tampak seperti perakaran tanaman bakau. Durian sarakapita diklaim mampu tumbuh lebih cepat dari pohon durian umumnya. Jika bibit pohon durian biasa berbuah normal pada usia tujuh hingga delapan tahun, durian sarakapita bisa menghasilkan buah terbaik lebih awal, sekitar umur empat tahun.

Khadik menyebutkan, semua jenis bibit durian bisa ditanam dengan teknik sarakapita. Di Desa Alasmalang, terdapat puluhan pohon durian jenis unggul yang dikembangkan dengan teknik ini. Antara lain, cani, montong, bawor, petruk, dan sejumlah varian durian lokal.

Baca : [ Mengenal Jenis dan Kualitas Durian Cani ]

Perawatan dan Pemupukan

Selain pengembangan bibit pohon unggul, teknik perawatan dan pemupukan juga akan berpengaruh terhadap buah yang dihasilkan. Di Desa Alasamalang sendiri, para petani membudidayakan pohon durian dengan cara ramah lingkungan, salah satunya dengan menggunakan pupuk organik.

Menurut Khadik, menggunakan pupuk organik bakal menghasilkan buah durian dengan rasa yang lebih manis, legit dan beraroma kuat. Budidaya organik juga mengurangi potensi ambrolnya buah muda dan akan memaksimalkan hasil. Selain itu, masa produksi pohon bisa diperpanjang, sehingga bisa mencapai umur 30 hingga 50 tahun.

Berbagi dan Diskusi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here