Cara Membuat NPWP Secara Online

0
471
Gambar ilustrasi diambil dari https://indonesia.go.id/

Membuat NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) secara online menjadi kemudahan layanan tersendiri bagi Anda yang mungkin tidak sempat atau memiliki halangan untuk datang langsung ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP). Cara membuat NPWP secara online pun cukup mudah, Anda bisa melakukan pendaftaran di rumah, tanpa harus repot-repot datang ke KPP.

Bagi Anda yang ingin membuat NPWP secara online, sebaiknya Anda mempersiapkan kelengkapan dokumen yang dibutuhkan terlebih dahulu. Kelengkapan dokumen untuk membuat NPWP untuk NPWP pribadi dan NPWP badan berbeda.

NPWP Pribadi, diberikan kepada setiap orang yang mempunyai penghasilan di Indonesia. Sementara NPWP Badan, diberikan kepada perusahaan atau badan usaha yang mempunyai penghasilan di Indonesia.

Baca : [ Cara Membuat Paspor Secara Online untuk WNI ]

Jika dokumen yang dibutuhkan untuk mendaftar NPWP sudah lengkap, Anda bisa melakukan pendaftaran NPWP secara online dengan langkah-langkah berikut ini.

  1. Langkah pertama adalah membuka situs online Dirjen Pajak untuk mendaftar, Anda bisa mengaksesnya melalui https://ereg.pajak.go.id/daftar.
  2. Setelah bisa mengaksesnya, klik “daftar” lalu isikan data pengguna dengan benar yang meliputi nama, alamat email, password dan lainnya.
  3. Setelah selesai mendaftar, silakan aktivasi akun Anda. Buka email Anda yang digunakan untuk mendaftar dan periksa kotak masuk (inbox), ikuti petunjuk pada email untuk melakukan aktivasi akun.
  4. Setelah aktivasi berhasil, silakan login ke sistem e-Registration dengan memasukkan email dan password akun yang telah Anda buat. Atau Anda bisa mengklik tautan yang terdapat di dalam email aktivasi kedua dari Dirjen Pajak. Setelah login, Anda akan masuk ke halaman Registrasi Data WP (Wajib Pajak) untuk memulai proses pembuatan NPWP. Silakan mengisi semua data dengan benar pada formulir yang tersedia. Ikuti semua tahapannya secara teliti. Bila data yang diisi benar, akan muncul surat keterangan terdaftar sementara.
  5. Kirim Formulir Pendaftaran setelah semua data pada formulir pendaftaran terisi lengkap, pilih tombol daftar untuk mengirim Formulir Registrasi Wajib Pajak secara elektronik ke Kantor Pelayanan Pajak tempat Wajib Pajak terdaftar.
  6. Selanjutnya, Anda harus mencetak dokumen seperti yang tampak pada layar komputer, yaitu: Formulir Registrasi Wajib Pajak dan Surat Keterangan Terdaftar Sementara.
  7. Setelah Formulir Registrasi Wajib Pajak dicetak, silakan ditandatangani, kemudian satukan dengan berkas kelengkapan yang telah Anda siapkan.
  8. Setelah berkas kelengkapannya siap, Anda harus mengirimkan Formulir Registrasi Wajib Pajak, Surat Keterangan Terdaftar Sementara yang sudah ditandatangani, beserta dokumen lainnya ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) tempat Anda sebagai Wajib Pajak terdaftar. Berkas tersebut dapat diserahkan langsung ke KPP atau melalui Pos Tercatat. Pengiriman dokumen ini harus dilakukan paling lambat 14 hari setelah formulir terkirim secara elektronik.
  9. Jika Anda tidak ingin repot menyerahkan atau mengirimkan berkas secara langsung atau melalui pos ke KPP, Anda dapat memindai (scan) dokumen Anda dan mengunggahnya dalam bentuk softfile melalui aplikasi e-Registration tadi.
  10. Setelah mengirimkan berkas dokumen, Anda dapat memeriksa status pendaftaran NPWP Anda melalui email atau di halaman history pendaftaran dalam aplikasi e-Registration. Jika statusnya ditolak, Anda harus memperbaiki beberapa data yang kurang lengkap. Namun, jika statusnya disetujui, kartu NPWP Anda akan segera dikirim ke alamat Anda melalui Pos Tercatat.

Baca : [ Inilah Cara Memperbarui Paspor Habis Masa Berlaku atau Penuh ]

Berbagi dan Diskusi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here