Cara Mengatasi Asumsi Negatif pada Diri Sendiri

0
344
mengatasi asumsi negatif
Gambar ilustrasi pixabay.com

Tidak semua orang bisa dengan mudah menemukan rasa percaya dirinya. Sebagian orang ada yang membutuhkan waktu lebih lama untuk berproses, sampai akhirnya bisa menemukan arti kepercayaan diri. Pada proses seperti inilah, seseorang kadang akan berasumsi negatif pada dirinya sendiri.

Menganggap diri sendiri tidak mampu mencapai target akan sesuatu hal; belum mencoba tapi sudah merasa gagal; hingga kadang merasa putus asa yang berdampak merugikan diri sendiri. Inilah yang dimaksud dengan berasumsi negatif pada diri sendiri.

Ada ragam faktor yang membuat seseorang menjadi sering berasumsi negatif pada diri sendiri. Selain faktor internal karena kurangnya rasa percaya diri pada kemampuan yang dimiliki. Faktor eksternal seperti lingkungan, keluarga, pendidikan dan teman juga bisa memengaruhinya.

Jika Anda mengalami hal seperti ini, cobalah cara berikut ini untuk mengatasinya.

Jadikan Asumsi Negatif Sebagai Tantangan

Banyak orang yang sering keliru dalam memahami asumsi negatif pada dirinya, menganggapnya sebagai sebuah masalah yang akan sulit terpecahkan. Padahal, asumsi negatif sebenarnya bukanlah masalah jika kita bisa menganggapnya sebagai sebuah tantangan dalam hidup.

Tantangan yang harus bisa dilalui dengan berusaha terus menempa diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Ketika Anda menganggapnya sebagai masalah, Anda hanya akan terjebak pada pemikiran yang menjadikannya sebagai beban. Tapi jika Anda menganggapnya sebagai tantangan, Anda akan memiliki semangat yang menjadi kekuatan untuk berusaha melewatinya.

Baca : [ Tips untuk Memotivasi Diri ]

Ubah Sisi Lemah Menjadi Kekuatan

Kadang kita merasa takut ketika hendak mencoba sesuatu yang baru, karena menganggap diri sendiri tidak mampu melakukannya. Faktor lainnya, kita menyadari kalau ada sisi lemah dari diri kita yang dianggap sebagai sebuah kekurangan.

Jika belum pernah mencobanya, tapi sudah merasa takut gagal atau tidak mampu. Yakinlah kalau hal seperti ini hanya asumsi negatif pada diri sendiri yang belum terbukti kebenarannya. Ubahlah sisi lemah pada diri Anda menjadi kekuatan yang mampu mendorong Anda untuk mau mencoba.

Jika tidak pernah mencoba, Anda tidak akan pernah bisa membuktikan asumsi ini. Percayalah bahwa selalu ada kemungkinan untuk bisa berhasil. Jika pada akhirnya Anda mengalami kegagalan, setidaknya Anda telah berhasil melawan asumsi negatif pada diri sendiri. Pengalaman seperti ini akan menjadi pelajaran berharga dan memotivasi untuk mencoba hal-hal baru.

Jangan Memperburuknya dengan Asumsi Negatif dari Orang Lain

Seperti yang sudah disampaikan pada awal tulisan ini, selain faktor internal karena kurangnya rasa percaya diri pada kemampuan yang dimiliki, faktor eksternal seperti lingkungan, keluarga, pendidikan dan teman juga bisa memengaruhi munculnya asumsi negatif pada diri sendiri.

Orang dengan latar belakang pendidikan rendah misalnya, sering diasumsikan oleh orang lain sebagai kekurangan yang memengaruhi kemampuan yang dimiliki. Padahal kemampuan seseorang yang sebenarnya, tidak bisa ditakar hanya dengan menggunakan standar pendidikan.

Jika ada orang lain yang berasumsi negatif pada Anda, jangan sampai hal ini memunculkan asumsi negatif atau semakin memperburuk asumsi negatif yang sebelumnya ada pada diri sendiri. Hal seperti ini justru harus bisa menjadi motivasi untuk bisa membutkikan kemampuan yang sebenarnya Anda miliki. Biarkan orang mau berkata apa, Anda lah yang tahu kemampuan sebenarnya yang Anda miliki.

Baca : [ Beberapa Tokoh Indonesia Tanpa Ijazah ]

Jadikan Asumsi Negatif untuk Mengevaluasi Diri Sendiri

Ketika Anda memiliki asumsi negatif pada diri sendiri, waktu seperti inilah momen yang tepat untuk mengevaluasi diri. Asumsi negatif akan memunculkan banyak pertanyaan yang harus bisa Anda jawab sendiri.

Introspeksi dirilah dan lihatlah diri Anda secara keseluruhan. Kadang melihat diri sendiri dari sudut pandang yang berbeda juga diperlukan. Dengan begitu Anda bisa mempertimbangkan kemungkinan-kemungkinan lain yang sesuai dengan potensi yang Anda miliki saat ini.

Jika Anda sudah bisa melakukan hal-hal seperti ini, seharusnya Anda bisa berhenti berasumsi negatif pada diri sendiri. Bangunlah sikap optimis dan lakukan apa yang ingin Anda lakukan. Setebal apa pun tembok yang menghadang di depan, pasti selalu ada cara untuk merobohkannya.

Berbagi dan Diskusi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here