7 Langkah Mengamankan Data pada Smartphone Android

0
119
Gambar ilustrasi pixabay.com

Mengamankan informasi dan data yang bersifat pribadi pada laptop atau komputer merupakan langkah yang tepat. Hal ini juga berlaku sama pada smartphone Android. Langkah pencegahan perlu dilakukan untuk mengamankan informasi dan data agar tidak merugi di kemudian hari. Seperti kata pepatah kuno “lebih baik mencegah daripada mengobati”.

Tips ini akan meliputi mengamankan melalui pin sampai dengan memasang aplikasi keamanan pada Android. Panduan ini akan membantu mengamankan informasi dan data yang terdapat pada smartphone Android.

Selain itu, tips berikut juga akan menghemat waktu dan uang untuk melakukan perbaikan yang sebetulnya tidak diperlukan. Apabila langkah mengamankan data dan informasi yang terdapat pada smartphone Android dilakukan dengan baik, Anda tidak perlu mengeluarkan biaya untuk perbaikan. Berikut ini adalah langkah mengamakan Android yang dapat dilakukan sendiri.

Menggunakan pin, password atau pattern lock

Langkah mudah mengamankan Android paling awal adalah menghidupkan fitur pin, password atau pattern lock. Anda dapat melakukannya melalui menu Location > Security Settings dan ikuti petunjuk yang akan memandu mengaktifkan fitur ini.

Memasang Aplikasi atau apps hanya dari Google Play

Apabila ingin memasang aplikasi baru, game atau aplikasi pastikan bahwa aplikasi tersebut berasal dari Google Play. Sebelum memasang, tidak ada salahnya untuk memeriksa peringkat dan ulasan yang dibuat oleh pengguna terlebih dahulu.

Luangkan waktu untuk membaca privacy policy agar Anda mengetahui informasi apa saja yang akan diakses oleh aplikasi sebelum memasang. Jika Anda merasa keberatan dengan data atau informasi yang boleh diakses oleh aplikasi, lebih baik jangan menyetujuinya atau jangan memasang aplikasi tersebut.

Baca : [ Panduan Memberikan Gadget atau Smartphone Kepada Anak ]

Backup informasi dan data

Backup informasi dan data adalah langkah yang tepat dilakukan guna menghindari kehilangan data dan informasi pada smartphone Android. Saat terjadi kerusakan perangkat lunak pada smartphone Android yang mengharuskan untuk melakukan reset, maka data akan tersimpan dengan aman dan tinggal melakukan sinkronisasi.

Android up-to-date

Setiap perusahaan yang menjual smartphone, selalu menyediakan sarana untuk pengguna dapat melakukan pembaharuan terhadap sistem operasi Android dan aplikasi yang terdapat pada smartphone. Pembaharuan sistem operasi dan aplikasi biasanya berisikan tentang fitur tambahan dan perbaikan pada sisi sekuritas atau keamanan sistem operasi. Oleh sebab itu jangan segan-segan untuk melakukan pembaharuan apabila tersedia.

Selalu Log Out

Apabila sering melakukan transaksi perbankan dari smartphone Android, atau hanya sekadar berbelanja online menggunakan kartu kredit, pastikan untuk selalu melakukan log out dari website tersebut. Selain itu, jangan menggunakan fitur pengingat kata sandi untuk melakukan akses terhadap situs-situs toko online.

Baca : [ Inilah Faktor Penting Demi Keamanan Transaksi Online ]

Matikan Wi-Fi dan Bluetooth

Jangan lupa untuk selalu mematikan fitur Wi-Fi dan Bluetooth saat tidak dipergunakan. Berhati-hati juga ketika mengakses Wi-Fi publik atau Wi-Fi terbuka ketika berada di tempat umum. Kedua fitur ini dapat menjadi pintu masuk untuk para pencuri mengambil data dan informasi penting yang terdapat pada smartphone Android.

Hindari Memberikan Informasi Pribadi

Mendapatkan email atau pesan yang berasal dari pihak bank atau pihak lainnya, bukan alasan yang tepat untuk langsung memberikan informasi pribadi. Apabila mendapatkan permintaan untuk memberikan informasi pribadi, ada baiknya untuk memastikan sumber email atau pesan terlebih dahulu. Pastikan setiap alamat pengirim surat elektronik benar apabila dalam bentuk email. Pastikan juga bahwa alamat situs adalah alamat yang benar apabila yang tedapat dalam email tersebut adalah sebuah tautan. [Agus Triwanto]

Simak video pilihan kami

Berbagi dan Diskusi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here