Cara Merawat Aquascape Air Tawar

0
106
Gambar diambil dari bulelengkab.go.id

Aquascape menjadi pilihan bagi sebagian orang untuk menghadirkan sebuah ekosistem atau mikro ekosistem buatan di dalam rumah. Perpaduan antara unsur air, pasir, batu, kayu, ragam tanaman, dan teknik pencahayaan didesain dengan memerhatikan nilai estetikanya. Pemilihan jenis ikan, udang, keong atau hewan lainnya juga menjadi bagian dalam keseimbangan ekosistem yang dibuat.

Aquascape berbeda dengan akuarium biasa yang lebih fokus pada pemilihan dan pemeliharaan jenis ikan atau hewan yang dipelihara. Perawatan aquascape juga lebih kompleks, karena harus memerhatikan beragam unsur yang menjadi bagian dari desain ekosistem yang dibuat. Jika tidak benar dalam merawatnya, bisa-bisa ekosistem yang sudah dibuat akan menjadi rusak atau mati.

Baca : [ Tahukah Anda Perbedaan Aquascape dan Akuarium? ]

Merawat aquascape bisa dibilang gampang-gampang susah. Aquascape memang membutuhkan perawatan yang lebih telaten, agar keberlangsungan hidup ekosistem di dalamnya bisa terjaga. Berikut ini beberapa tips yang bisa Anda coba dalam merawat aquascape air tawar.

Menjaga Kondisi Air Aquascape

Air dan cahaya merupakan unsur penting yang sangat berpengaruh pada kondisi lingkungan hidup tanaman dan hewan-hewan yang ada di dalam aquascape.

Menjaga Kualitas Air

Anda harus memerhatikan kualitas air dengan memerhatikan pH air, suhu air dan bebas dari limbah. Dalam menjaga kualitas air, sebetulnya Anda juga harus memerhatikan kandungan karbondioksida (CO2) bebas, oksigen terlarut, dan siklus nitrogen dalam air. Namun hal ini memiliki tingkat kesulitan tersendiri. Anda cukup menjaga kualitas air dengan memerhatikan pH air, suhu air dan bebas dari limbah. Jika kualitas air terjaga dengan baik, maka tanaman akan dapat tumbuh dengan baik, tidak muncul alga atau lumut, dan hewan-hewan di dalamnya juga hidup dengan sehat.

Menjaga Volume Air

Anda juga harus memerhatikan volume air di dalam aquascape. Volume air bisa saja berkurang karena faktor penguapan yang dipengaruhi oleh suhu air atau suhu lingkungan. Jika ini terjadi, Anda harus menambahkan air yang baru untuk menjaga volume air tetap stabil. Penggantian air di dalam aquascape juga bisa Anda lakukan secara berkala. Anda tidak perlu mengganti 100 persen volume air yang ada, cukup 50 – 60 persen dari volume air yang diganti.

Membersihkan Filter

Hal yang tidak kalah penting dalam menjaga kualitas air adalah rutin memeriksa dan membersihkan filter. Anda bisa membersihkannya setiap satu minggu sekali, sehingga air di dalam aquascape terjaga kebersihannya.

Baca : [ Cara Mengendalikan Hama Siput pada Aquascape ]

Menjaga Pencahayaan Aquascape

Selain menjaga kualitas air, Anda juga harus memerhatikan pencahayaan pada aquascape. Pencahayaan yang baik sangat dibutuhkan oleh tanaman yang ada di dalam aquascape untuk melakukan fotosintesis. Cahaya akan berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Sehingga Anda perlu memerhatikan posisi aquascape agar mendapatkan cahaya yang cukup. Jika pada umumnya untuk melakukan fotosintesis tanaman membutuhkan cahaya matahari, Anda bisa menggantinya dengan cahaya lampu yang disesuaikan.

Pemangkasan Tanaman Aquascape

Seperti tanaman pada umumnya, tanaman di dalam aquascape juga mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Sehingga dibutuhkan pemeliharaan untuk menjaga pertumbuhan dan nilai estetikanya.

Pemeliharaan tanaman pada aquascape meliputi pemangkasan tanaman (trimming) dan pembersihan daun-daun tua atau daun mati. Anda bisa menggunakan gunting biasa atau menggunakan gunting khusus trimming. Pemangkasan tanaman dilakukan menyesuaikan dengan jenis tanaman, karena setiap tanaman memiliki pertumbuhan yang berbeda-beda.

Pemangkasan dilakukan pada pucuk tanaman atau bagian tanaman yang dianggap berlebihan. Buang daun-daun tua atau daun mati agar tidak busuk di dalam aquascape. Pemangkasan secara rutin akan berpengaruh pada estetika tanaman dan merangsang tumbuhnya cabang-cabang baru pada tanaman.

Pemupukan Tanaman Aquascape

Tanaman di dalam aquascape juga membutuhkan pupuk, karena itu Anda perlu melakukan pemupukan secara rutin. Pupuk yang baik untuk digunakan adalah pupuk cair yang bisa Anda dapatkan di toko-toko yang menyediakan bahan aquascape. Lakukan pemupukan secara rutin dengan memerhatikan dosis pemakaian yang tercantum dalam kemasan pupuk. Jangan sampai memupuk secara berlebihan, karena bisa berdampak keracunan pada tanaman dan hewan-hewan yang hidup di dalam aquascape.

Baca : [ Menghadirkan Taman di dalam Rumah dengan Terarium ]

Membersihkan Kaca Aquascape

Kaca yang menjadi wadah aquascape biasanya akan ditumbuhi lumut atau alga yang sulit untuk dihilangkan. Sebelum hal ini terjadi, sebaiknya Anda melakukan pembersihan kaca aquascape secara rutin. Pembersihan bisa Anda lakukan secara rutin dengan menggunakan busa atau spons.

Selain pembersihan secara manual, ada cara lain dengan menggunakan hewan pemakan lumut atau alga. Bisa juga menggunakan obat anti alga. Jika memilih cara ini, Anda harus memerhatikan efektivitas pembersihannya. Jika tidak maksimal membersihkan, risikonya adalah lumut dan alga tetap akan tumbuh pada kaca aquascape.

Ketika Anda sudah membangun dan memiliki aquascape, maka Anda harus siap untuk merawatnya. Kebanyakan orang, terutama pemula, akan sangat bersemangat ketika baru pertama membangun dan memiliki aquascape. Selanjutnya dalam urusan perawatan tidak diperhatikan. Perawatan aquascape menjadi kunci keberlangsungan ekosistem yang telah dibuat, karena itu tidak bisa disepelakan.

Simak video pilihan kami

Berbagi dan Diskusi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here