Jenis-Jenis Tanaman untuk Membuat Bonsai

0
691
tanaman bonsai
Gambar ilustrasi diambil dari pixabay.com.

Bonsai bisa menjadi pilihan tanaman hias untuk memperindah halaman rumah atau ruangan rumah. Tanaman yang sengaja dibuat menjadi kerdil atau dikerdilkan ini, merupakan miniatur dari bentuk tanaman asli yang umumnya berukuran besar. Selain bentuk tanaman yang kerdil, bonsai biasanya ditanam menggunakan wadah media tanam berupa pot dangkal.

Menanam dan merawat bonsai memiliki teknik yang berbeda dengan menanam dan merawat tanaman pada umumnya. Menanam dan merawat bonsai membutuhkan ketelatenan khusus agar mendapatkan bentuk bonsai yang memiliki akar, batang, dahan dan daun yang menampilkan keindahan tersendiri. Lantaran membutuhkan ketelatenan dan keterampilan untuk memperindah bentuk tanaman inilah, bonsai juga disebut sebagai seni merawat tanaman.

Sebagai sebuah karya dengan nilai apresiasi pada keindahan bentuknya, wajar jika bonsai memiliki harga jual yang lumayan mahal. Bahkan, kontes bonsai yang melibatkan para pehobi bonsai kerap diselenggarakan di berbagai daerah. Para pehobi membuat bonsai dari beragam jenis tanaman yang memiliki coraknya masing-masing.

Jika hendak membeli bonsai yang sudah jadi, artinya harus siap merogoh kocek lumayan dalam. Namun jika ingin berhemat, Anda bisa mencoba membuat bonsai sendiri dengan menanam dan merawat jenis-jenis tanaman berikut ini.

Bonsai dari Tanaman Bugenvil

Tanaman bugenvil atau Bougainvillea yang populer disebut juga sebagai bunga kertas, menjadi salah satu jenis tanaman yang kerap dipilih untuk membuat bonsai. Tanaman perdu ini memiliki ciri berupa: batang tanaman kayu yang berduri dan tumbuh memanjat; bunganya berukuran kecil mirip seperti trompet yang biasanya tumbuh berkelompok tiga dan memiliki daun pelindung; bunganya berwarna macam-macam seperti merah, putih, jingga, ungu dan lainnya; biasanya digunakan sebagai tanaman hias di taman atau pekarangan rumah.

Jika dijadikan bonsai, batang tanaman bugenvil umumnya akan dibuat menjadi berukuran besar, tetapi tumbuh pendek dan memiliki bunga yang rimbun. Pilihan warna bunga pada tanaman bugenvil, menjadi salah satu pertimbangan ketika membuat bonsai bugenvil. Keindahan pada bentuk batang dan dahan, serta bunga yang rimbun dengan warna khasnya, merupakan corak yang ditonjolkan dari bonsai bugenvil.

Baca: [ Ragam Tanaman Hias Ruangan Rumah ]

Bonsai dari Tanaman Adenium

Tanaman adenium menjadi salah satu jenis tanaman hias yang digemari oleh masyarakat Indonesia. Tanaman adenium memiliki keunikan pada bentuk bonggol menyerupai umbi yang nampak di permukaan tanah. Oleh sebagian masyarakat Indonesia, tanaman adenium dijuluki sebagai kamboja Jepang. Padahal jenis tanaman adenium bukanlah kamboja, dan tidak berasal dari Jepang. Penamaan kamboja Jepang acap menjadikan keliru dalam menafsirkan tanaman adenium.

Tanaman adenium sebetulnya masuk dalam famili Apocynaceae dengan genus Adenium. Tanaman adenium berasal dari wilayah daratan dari daerah gurun pasir yang kering, dari sebagian wilayah Asia Barat sampai Afrika. Di daerah asalnya, tanaman adenium memiliki sebutan sebagai Mawar Padang Pasir. Lantaran berasal dari daerah dataran yang kering, tanaman adenium tumbuh lebih baik pada media tanam yang kering.

Tanaman adenium menjadi salah satu pilihan jenis tanaman yang cukup mudah dijadikan bonsai. Para pehobi tanaman ini, umumnya akan membuat bonsai dari tanaman adenium yang memiliki bonggol besar, percabangan batang tanaman yang banyak, dan bentuk akar yang mencengkeram atau kerap disebut sebagai “akar gurita”. Selain pada keindahan bentuk tanamannya, adenium juga memiliki keindahan pada bunganya yang bermacam-macam warna.

Baca: [ Cara Pembibitan Tanaman Adenium dari Biji ]

Bonsai dari Tanaman Beringin

Tanaman beringin merupakan salah satu tanaman yang populer dan cukup dekat dengan masyarakat Indonesia. Tanaman beringin bisa dengan mudah ditemui tumbuh di pinggir jalan, pekarangan atau taman. Tanaman beringin juga menjadi ikon di beberapa daerah, karena tanaman ini biasanya ditanam di alun-alun kota atau daerah. Salah satunya Kota Yogyakarta yang memiliki ikon pohon beringin kembar di Alun-Alun Kidul.

Meski umumnya tumbuh besar dengan batang dan daun yang rimbun, tanaman yang masuk dalam genus Ficus ini menjadi salah satu tanaman yang acap dijadikan sebagai bonsai. Bonsai tanaman beringin umumnya menonjolkan corak pada bentuk akar, batang tanaman, dahan dan daunnya yang menjadi apresiasi tersendiri. Akar tanaman beringin yang tumbuh mencengkeram pada media tanam menjadi salah satu sisi keunikan dari bonsai beringin. Tak jarang, sebagian pehobi bonsai beringin akan sengaja membuat akar tanaman pada bonsai beringin terlihat menonjol di permukaan media tanam.

Bonsai dari Tanaman Asam Jawa

Tanaman asam Jawa atau yang disebut asem, sering dipilih sebagai tanaman untuk bonsai karena memiliki akar dan batang tanaman yang kuat dengan bentuk yang unik. Meski masih berumur muda, tanaman asam Jawa cenderung terlihat tua karena batangnya yang kokoh dengan warna khas. Selain itu, tanaman yang menghasilkan buah dengan rasa masam ini, memiliki daun yang berukuran kecil tumbuh berselang-seling dan menyirip genap.

Bonsai asam Jawa umumnya menonjolkan pada bentuk batang dan perakaran yang unik. Bonsai asam Jawa tidak bisa dibuat secara instan dengan membuatnya dari bahan tanaman dewasa. Perawatan tanaman asam Jawa untuk bonsai, sudah harus dimulai sejak tanaman berusia muda. Pembentukan batang, pemangkasan dahan dan akar tanaman, menjadi hal penting yang harus diperhatikan dalam perawatan tanaman asam Jawa.

Baca: [ Mengenal Jenis-Jenis Tanaman Aquascape ]

Bonsai dari Tanaman Serut

Tanaman serut atau Streblus asper kerap dipilih sebagai tanaman untuk bonsai karena memiliki bentuk batang dan percabangan yang unik. Ciri dari tanaman serut adalah batang tanamannya yang memiliki warna kulit putih keabu-abuan. Daun tanaman serut berbentuk bulat lonjong, berwarna hijau dengan permukaan daun kasar, dan tepi daun bergerigi.

Tanaman serut merupakan salah satu tanaman favorit bagi para pehobi bonsai. Tanaman ini memiliki batang dan percabangan yang mudah dibentuk untuk bonsai. Selain itu, tanaman ini dikenal sebagai tanaman yang bandel, karena mudah tumbuh dan mudah dalam perawatannya. Salah satu keunikan dari tanaman serut adalah tanaman ini akan meranggas atau menggugurkan daunnya ketika musim kemarau. Tanaman ini juga bisa tumbuh atau hidup hingga berumur ratusan tahun jika dilakukan perawatan yang baik.

Selain jenis-jenis tanaman yang disebutkan oleh penulis dalam artikel ini, sebetulnya masih banyak lagi jenis tanaman lain yang bisa menjadi pilihan untuk bonsai. Di antaranya adalah tanaman pinus, cemara, sawo, kemuning, kelapa, dan ragam jenis tanaman lainnya. Apa pun jenis tanaman yang dipilih untuk bonsai, semuanya membutuhkan ketelatenan dan kesabaran dalam menanam dan merawatnya. Bonsai bukan hanya tentang mengkerdilkan tanaman, tetapi ada nilai estetika yang menjadi apresiasi dari bentuk tanaman yang ditanam dan dirawat.

Simak video pilihan kami

Berbagi dan Diskusi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here