Cara Menyemai Biji Asam Jawa untuk Bahan Bonsai

0
1501
semai asam jawa
Gambar diambil dari bukalapak.com.

Tanaman asam Jawa (Tamarindus indica) atau yang disebut asem, sering dipilih sebagai tanaman untuk bonsai karena memiliki akar dan batang tanaman yang kuat dengan bentuk yang unik. Meski masih berumur muda, tanaman asam Jawa cenderung terlihat tua karena batangnya yang kokoh dengan warna khas. Selain itu, tanaman yang menghasilkan buah dengan rasa masam ini, memiliki daun yang berukuran kecil tumbuh berselang-seling dan menyirip genap.

Bonsai asam Jawa umumnya menonjolkan pada bentuk batang dan perakaran yang unik. Bonsai asam Jawa tidak bisa dibuat secara instan dengan membuatnya dari bahan tanaman dewasa. Perawatan tanaman asam Jawa untuk bonsai, sudah harus dimulai sejak tanaman berusia muda. Pembentukan batang, pemangkasan dahan dan akar tanaman, menjadi hal penting yang harus diperhatikan dalam perawatan tanaman asam Jawa.

Jika Anda tertarik membuat bonsai asam Jawa dari bahan tanaman berusia muda, Anda bisa mencoba menyemainya sendiri dari biji. Meski membutuhkan kesabaran dan waktu yang lebih lama, cara ini bisa memaksimalkan proses pembentukan bonsai asam Jawa sesuai dengan keinginan.

Baca: [ Jenis-Jenis Tanaman untuk Membuat Bonsai ]

Menyemai Biji Asam Jawa

Menyiapkan Biji Asam Jawa

Sebelum melakukan penyemaian, siapkan terlebih dahulu biji asam Jawa. Anda bisa mendapatkannya dengan cara memetik buah asam Jawa yang sudah matang pada pohon dewasa, atau mencari buah yang sudah jatuh. Jika tidak memungkinkan, Anda bisa membeli asam Jawa di pasar atau tempat yang menjual bumbu masak. Pilih buah asam Jawa yang sudah matang dengan ciri memiliki warna cokelat kehitaman.

Pisahkan biji asam Jawa dari kulit dan daging buahnya. Cara ini bisa dipercepat dengan menggunakan air panas. Rendam terlebih dahulu biji asam Jawa dengan air panas. Setelah dingin, bersihkan dari daging buahnya. Setelah bersih, rendam biji asam Jawa menggunakan air. Sortir biji, caranya dengan membuang biji yang mengambang ketika direndam dan memilih biji yang mulus atau tanpa cacat. Biji yang telah dipilih selanjutnya direndam selama kira-kira satu minggu. Perendaman ini untuk membantu proses pemecahan cangkang biji asam Jawa.

Baca: [ Cara Pembibitan Tanaman Adenium dari Biji ]

Menyemai biji Asam Jawa

Siapkan wadah dan media tanam untuk menyemai biji asam Jawa. Anda bisa menggunakan wadah pot atau nampan semai, dan media tanam berupa campuran tanah, pupuk kompos, pasir dan arang sekam. Tanam biji asam Jawa pada media tanam, usahakan jangan terlalu dalam karena bisa menghambat proses perkecambahan. Cara lainnya, biji asam bisa ditaruh di permukaan media tanam, kemudian melapisinya dengan media tanam yang tipis. Pada saat proses penyemaian biji asam Jawa, taruh pada tempat yang teduh dan jaga kelembaban media tanamnya.

Setelah satu minggu, kecambah dari biji asam Jawa sudah terlihat tumbuh. Tunggu sampai tanaman asam Jawa siap untuk dipindahkan ke media tanam yang baru. Pemindahan dilakukan jika wadah semai menggunakan wadah sementara. Pembentukan tanaman asam Jawa dari hasil semai untuk bonsai bisa dilakukan ketika tanaman sudah berusia dua bulan. Selanjutnya terserah pada Anda untuk membentuk bonsai asam Jawa sesuai dengan keinginan.

Baca: [ Menakar Potensi Budidaya Anggur di Indonesia ]

Salah satu keunggulan membuat bonsai asam Jawa dari bahan tanaman hasil semai adalah bisa melakukan program pembentukan bonsai sejak dini. Salah satunya program pembentukan akar tanaman asam Jawa yang lebih mudah dibentuk ketika tanaman masih berusia muda.

Video pilihan

Berbagi dan Diskusi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here