STNK Hilang? Begini Cara Mengurusnya

0
414
stnk hilang
Gambar diambil dari polri.go.id.

Surat Tanda Nomor Kendaraan atau STNK merupakan surat tanda bukti pendaftaran dan pengesahan suatu kendaraan bermotor berdasarkan identitas dan kepemilikannya. Setiap pemilik kendaraan bermotor di Indonesia wajib memiliki STNK sebagai bukti yang sah atas kepemilikan suatu kendaraan bermotor. STNK diterbitkan oleh SAMSAT (Sistem Manunggal Satu Atap) yang merupakan tempat pelayanan penerbitan dan pengesahan STNK oleh tiga instansi, yakni Polri, Dinas Pendapatan Provinsi, dan PT Jasa Raharja.

Sebagai surat penting, STNK harus disimpan dengan baik dan senantiasa harus dibawa saat bepergian menggunakan kendaraan bermotor. STNK memiliki masa berlaku lima tahun, dan wajib diperbarui atau melakukan perpanjangan pada waktu masa berlakunya telah berakhir. Jika kendaraan bermotor dijual, maka perlu dilakukan perubahan data kepemilikan pada STNK menyesuaikan dengan data pemilik yang baru.

Bagaimana jika STNK hilang? Pemilik kendaraan bermotor bisa mengurus penerbitan dan pengesahan STNK baru di SAMSAT. Berikut ini panduan mengurus STNK yang hilang.

Menyiapkan Dokumen

Ketika STNK kendaraan bermotor hilang, segeralah untuk melapor ke kantor polisi terdekat, baik di Polsek maupun di Polres. Pihak kepolisian akan menerbitkan surat keterangan kehilangan STNK sebagai salah satu dokumen syarat mengurus STNK yang baru. Setelah mendapatkan surat keterangan kehilangan STNK, siapkan juga dokumen: KTP pemilik kendaraan (asli dan fotokopi); fotokopi STNK yang hilang; BPKB (asli dan fotokopi). Setelah semua dokumen persyaratan lengkap, segera datang ke kantor SAMSAT.

Baca: [ Tips Merawat Sepeda Motor Saat Musim Hujan ]

Cek Fisik Kendaraan

Langkah pertama yang dilakukan di kantor SAMSAT adalah melakukan cek fisik kendaraan bermotor. Cek fisik ini meliputi gesek nomor rangka dan mesin. Setelah selesai melakukan cek fisik kendaraan, fotokopi hasilnya dan lampirkan bersama dengan dokumen yang telah disiapkan sebelumnya.

Melakukan Pendaftaran

Siapkan semua dokumen dan mengisi formulir pendaftaran yang disediakan di kantor SAMSAT. Di kantor SAMSAT, Anda harus mengurus surat keterangan STNK hilang dari SAMSAT dengan melampirkan hasil cek fisik kendaraan bermotor. Surat keterangan STNK hilang ini bisa diterbitkan dengan melakukan cek blokir yang membuktikan keabsahan STNK terkait. Misalnya kendaraan bermotor tidak dalam kondisi diblokir atau dalam pencarian pihak kepolisian. Setelah mendapatkan surat keterangan hilang STNK dari SAMSAT, serahkan semua dokumen di loket BBN (Bea Balik Nama) II.

Membayar Biaya Pembuatan STNK Baru

Biaya pembuatan STNK baru berdasarkan PP No. 50 tahun 2010 untuk Jenis dan Tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak Polri adalah sebagai berikut:

  • kendaraan bermotor roda dua, roda tiga, atau angkutan umum: Rp50.000,-;
  • kendaraan bermotor roda empat atau lebih: Rp75.000,-;
  • pengesahan STNK: gratis.

Baca: [ Inilah Biaya dan Prosedur Permohonan SIM, STNK, BPKB, dan Mutasi Kendaraan Bermotor ]

Setelah semua langkah dilakukan, Anda hanya tinggal menunggu proses penerbitan dan pengesahan STNK kendaraan bermotor yang baru. Saat pengambilan STNK baru, tunjukkan bukti pembayaran yang telah dilakukan sebelumnya.

Video pilihan

Berbagi dan Diskusi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here