Budikdamber: Budi Daya Ikan dan Sayuran dalam Ember

0
624
budikdamber
Foto Budikdamber diambil dari blog Ciptaning W Jati (cwjati.com).

Belakangan ini tengah populer Budikdamber yang dianggap sebagai solusi untuk mendapatkan bahan lauk dan sayuran dengan produksi di rumah sendiri. Budikdamber merupakan metode budidaya ikan dan sayuran yang dilakukan sekaligus dalam satu ember. Budikdamber bisa diterapkan di lingkungan perkotaan atau daerah tempat tinggal yang memiliki keterbatasan lahan.

Metode Budikdamber merupakan pengembangan dari metode akuaponik: teknik bercocok tanam yang menggabungkan antara konsep akuakultur (pembudidayaan air untuk menghasilkan ikan atau lainnya) dengan konsep hidroponik. Sama dengan akuaponik, Budikdamber membutuhkan struktur penopang yang mengintegrasikan budi daya ikan dan bercocok tanam.

Salah satu keuntungan dari Budikdamber adalah tidak diperlukannya pemberian pupuk pada tanaman. Nutrisi untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman berasal dari kotoran ikan di dalam air yang ada dalam satu wadah ember. Budikdamber juga tidak membutuhkan tanah sebagai media tanam. Sebagai tempat tumbuh tanaman bisa menggunakan media seperti rockwool, batu kerikil, spons, arang batok kelapa atau arang kayu.

Baca: [ Ragam Metode Bercocok Tanam Tanpa Tanah di Sekitar Rumah ]

Cara Membuat Budikdamber

Alat dan Bahan:

  • Ember ukuran 80 liter atau bisa lebih kecil ukuran 15 liter;
  • benih ikan yang memiliki daya tahan terhadap kualitas air (lele atau lainnya);
  • benih sayuran dataran rendah (kangkung, bayam, sawi hijau, atau lainnya);
  • gelas plastik ukuran 250 ml;
  • arang batok kelapa atau arang kayu;
  • kawat yang lentur;
  • solder.

Cara Membuat:

  • Siapkan gelas plastik sebagai tempat menanam sayuran, jumlahnya menyesuaikan dengan lingkar keliling wadah ember yang akan digunakan (10-15 buah);
  • lubangi gelas plastik pada bagian samping dan bawahnya menggunakan solder;
  • masukkan arang sebanyak 50-80 persen dari ukuran gelas;
  • buat kait menggunakan kawat pada gelas plastik untuk mengaitkannya pada ember;

Langkah-Langkah Budi Daya:

  • Semai benih sayuran yang hendak ditanam terlebih dahulu;
  • ember yang sudah disiapkan diisi air sebanyak 60 liter, kemudian diamkan selama dua hari;
  • isi ember dengan bibit ikan, ukuran dan jumlahnya menyesuaikan besar ember;
  • rangkai gelas plastik pada bagian atas ember dengan bagian bawah gelas menyentuh air;
  • tanam bibit sayuran pada media tanam arang.

Cara Pemeliharaan:

Ember yang menjadi tempat budi daya ikan dan sayuran perlu ditaruh di tempat yang terkenan sinar matahari langsung. Perhatikan kondisi ikan dan pertumbuhan sayuran setiap harinya. Lakukan penggantian air di dalam ember 10-14 hari sekali. Ketika tanaman sayuran tumbuh membesar, tambahkan air sampai permukaan air menyentuh akar tanaman. Panen sayuran dan panen ikan dilakukan menyesuaikan dengan jenis sayuran dan ikan yang dibudidayakan.

Baca: [ Jenis Sayuran Cepat Panen untuk Bercocok Tanam di Rumah ]

Meski dengan wadah yang terbatas, hanya menggunakan ember, Budikdamber tetap bisa memberikan hasil sayuran dan ikan yang maksimal. Kuncinya adalah ada pada perawatan tanaman dan pemberian pakan yang cukup.

Sumber rujukan:

Budikdamber (Budidaya Tanaman dan Ikan dalam Ember), Kementerian Pertanian, diakses pada 13 Mei 2020.

Simak video pilihan kami:

Berbagi dan Diskusi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here