Membuat Fungisida Nabati dari Bahan di Lingkungan Sekitar

0
256
fungisida orgaik
gambar ilustrasi pixabay.com.

Budidaya tanaman sayur dan buah pada musim hujan kerap mengalami beragam tantangan. Selain harus menjaga asupan nutrisi pada tanaman tetap stabil, serangan organisme pengganggu tanaman juga bisa mengakibatkan gagal panen. Serangan jamur atau cendawan misalnya, umumnya akan mengakibatkan busuk daun, busuk buah, dan busuk batang. Jika dibiarkan, bisa mengakibatkan tanaman busuk dan mati.

Jamur merupakan tumbuhan yang tidak memiliki klorofil, sehingga sifatnya adalah heterotrof atau mempunyai sifat memperoleh makanan dan energi dari sumber organik. Jika menempel pada tanaman yang masih hidup, tentu saja jamur akan sangat merugikan tanaman yang menjadi inangnya.

Salah satu cara mengatasi serangan jamur pada tanaman adalah dengan menggunakan fungisida nabati. Jika dibandingkan dengan fungisida berbahan kimia yang banyak tersedia di pasaran, fungsida nabati memiliki ragam keunggulan yang lebih baik untuk digunakan. Fungisida nabati terbuat dari bahan-bahan alami yang aman bagi tanaman dan lingkungan. Selain itu, bahan-bahan yang digunakan juga mudah didapatkan dan murah.

Bahan

  • jahe ¼ kg;
  • kencur ¼ kg;
  • laos atau lengkuas 1 kg;
  • belerang ½ kg;
  • bawang putih 1 kg;
  • ragi tape 2 biji;
  • air 5 liter;
  • gula merah ¼ kg.

Cara membuat

Bahan-bahan seperti jahe, kencur, lengkuas, dan bawang putih dicuci sampai bersih. Kemudian dipotong kecil-kecil dan dihaluskan menggunakan blender. Gula merah dicampur dengan air ½ liter kemudian direbus sampai mendidih dan didiamkan sampai dingin. Selanjutnya bahan-bahan tersebut dicampurkan dengan bahan lain seperti belerang dan ragi tape dengan 5 liter air. Pastikan semua bahan tercampur secara merata.

Semua bahan dimasukkan ke dalam wadah (jerigen atau lainnya) yang pada bagian tutupnya sudah dilubangi dan diberi selang kecil sebagai jalur udara. Tujuan dari pembuatan tutup tersebut adalah agar tekanan udara di dalam wadah bisa keluar melalui selang, tetapi tidak berlaku sebaliknya. Pastikan penutupan dilakukan secara rapat, kemudian bagian ujung selang dimasukkan ke dalam air. Proses fermentasi pembuatan fungisida nabati berlangsung selama satu minggu atau bisa dipastikan sudah tidak ada gas yang keluar dari wadah fermentasi.

Cara menggunakan

Fungisida nabati yang telah jadi selanjutnya bisa disaring untuk memisahkan ampasnya. Penggunaan fungisida nabati dilakukan dengan mencampurkan ½ gelas air mineral fungisida dengan 10 liter air. Lakukan penyemprotan pada tanaman secara berkala agar lebih efektif.

Silakan simak video berikut untuk mengetahui proses lengkap pembuatan fungisida nabati.

Berbagi dan Diskusi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here