Membuat Pestisida Nabati dari Bahan di Sekitar Rumah

0
243
pestisida nabati

Serangan hama atau organisme pengganggu tanaman merupakan salah satu tantangan dalam kegiatan bercocok tanam. Beberapa hewan merugikan kerap menyerang bagian daun, tunas, batang, dan buah yang mengakibatkan pertumbuhan dan produktivitas tanaman terganggu. Salah satu cara pengendalian hama pada tanaman adalah dengan menggunakan pestisida nabati yang bisa dibuat dari bahan-bahan yang ada di sekitar rumah.

Jika dibandingkan dengan penggunaan pestisida berbahan kimiawi, pestisida nabati memiliki beragam keunggulan: menghemat biaya produksi pertanian karena bahan-bahan yang digunakan murah dan mudah didapatkan di sekitar lingkungan; tidak merusak lingkungan karena residu yang mudah terurai di alam; tidak menyebabkan resistensi hama.

Ada beragam bahan di sekitar lingkungan yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan pestisida nabati. Bahan-bahan tersebut dipilih dengan kriteria: bahan yang memiliki rasa pedas atau panas (misal cabai); bahan yang memiliki rasa pahit (misal daun sirih merah); bahan yang memiliki aroma kuat (misal sereh); dan bahan yang memiliki kandungan racun (misal umbi gadung). Bahan-bahan tersebut memiliki kandungan zat yang mampu menangkal hama dan menghambat perkembangbiakkannya.

Baca: [ Membuat Pupuk Organik Cair untuk Pertumbuhan Generatif Tanaman ]

Berikut cara pembuatan pestisida nabati dengan memanfaatkan bahan-bahan di sekitar rumah.

Bahan

  • daun lampesan 25-50 lembar;
  • sereh dengan akarnya 5-10 batang;
  • daun sirih merah 25-50 lembar;
  • daun sirsak setengah tua 25-50 lembar;
  • umbi gadung 2 kg;
  • jahe ½ kg;
  • kunyit ½ kg;
  • cabai 150 biji;
  • air 8 liter.

Cara membuat

Bahan-bahan seperti daun lampesan, daun sirih merah, daun sirsak, dan umbi gadung dicacah menjadi potongan kecil. Kemudian bahan seperti cabai, jahe dan kunyit dihaluskan menggunakan blender. Sereh cukup digeprek.

Pembuatan pestisida nabati berbeda dengan pembuatan pupuk organik cair yang harus melalui proses fermentasi. Pembuatan pestisida nabati cukup dilakukan dengan proses ekstraksi menggunakan air. Semua bahan yang telah disiapkan selanjutnya dimasukkan ke dalam wadah (jerigen atau wadah lainnya) yang sudah diisi dengan air 8 liter. Selanjutnya didiamkan minimal selama 24 jam, atau lebih baik selama seminggu.

Baca: [ Trichoderma: Agen Hayati Penyubur Tanah dan Pembunuh Patogen ]

Cara menggunakan

Setelah seminggu proses ekstraksi bahan pestisida nabati, selanjutnya ramuan yang sudah jadi bisa disaring untuk memisahkan ampasnya. Penggunaan pestisida nabati menggunakan takaran ½ gelas air mineral yang dicampur dengan 10 liter air. Penyemprotan pada hama dan tanaman sebaiknya dilakukan pada pagi hari sebelum jam 8 atau sore hari setelah jam 3. Penggunaan pestisida nabati akan lebih efektif jika dilakukan dengan kontak langsung pada hama yang menyerang tanaman.

Silakan simak video berikut untuk mengetahui secara lengkap proses pembuatan pestisida nabati.

Berbagi dan Diskusi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here